Home / ACEH / BERITA

Selasa, 1 September 2026 - 20:25 WIB

Potensi EBT Aceh Mulai Digarap, PLN Bangun 13 PLTS

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Aceh bersama sejumlah pemangku kepentingan, di Jakarta, Jumat (26/6/2026). (acehtrend)

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Potensi energi baru terbarukan (EBT) di Aceh mulai digarap secara bertahap oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melalui pembangunan 13 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota.

Ke-13 PLTS tersebut ditargetkan memiliki total kapasitas mencapai 59 megawatt peak (MWp). Pengembangan pembangkit berbasis energi surya itu menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendorong transisi energi di Aceh.

General Manager PLN UID Aceh Eddi Saputra mengatakan, untuk saat ini PLN masih memprioritaskan pengembangan PLTS sebelum melanjutkan pengembangan pembangkit listrik berbasis tenaga angin atau bayu.

“Saat ini PLN UID Aceh sedang fokus untuk pembangunan PLTS dan selanjutnya kita baru akan bergerak pada pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau angin,” kata Eddi di Banda Aceh, Sabtu.

Menurut Eddi, pembangunan 13 PLTS tersebut merupakan bagian dari langkah PLN dalam mengoptimalkan potensi EBT yang tersedia di Aceh. Pengembangan sumber energi terbarukan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.

Baca Juga  Bismillah, Selamat Jalan Calon Jama'ah Haji Kloter 1 Tahun 2025 Asal Aceh Menuju Baitullah

“Insyaallah, daya yang dihasilkan ini akan semakin meningkatkan keandalan energi di Tanah Rencong,” ujarnya.

Cadangan Daya Aceh Capai 411 MW

Di tengah pengembangan EBT, kondisi sistem kelistrikan Aceh saat ini disebut masih memiliki cadangan daya yang cukup besar.

Eddi menyebutkan total daya pembangkit yang tersedia di Aceh mencapai 1.049 MW, sedangkan beban puncak kelistrikan berada pada angka 638 MW.

Dengan demikian, sistem kelistrikan Aceh memiliki cadangan daya atau reserve margin sekitar 411 MW.

“Alhamdulillah, sistem kelistrikan kita memiliki cadangan daya (reserve margin) yang sangat aman, yaitu sebesar 411 MW. Ini juga sangat cukup mendukung kegiatan investasi di Aceh,” kata Eddi.

Cadangan daya tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memberikan dukungan terhadap kebutuhan energi bagi kegiatan ekonomi dan investasi di Aceh.

Baca Juga  HIMAGA Galang Dana Untuk Korban Banjir Di Pidie

Pengembangan EBT Dilakukan Bertahap

Eddi mengatakan Aceh memiliki potensi EBT yang cukup besar untuk dikembangkan. Karena itu, PLN berkomitmen meningkatkan pemanfaatan sumber energi terbarukan secara bertahap.

Selain PLTS, PLN UID Aceh juga menyiapkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau pembangkit listrik tenaga angin sebagai bagian dari diversifikasi sumber energi.

Pengembangan EBT tersebut diharapkan dapat memperkuat bauran energi sekaligus mendukung upaya transisi menuju sistem kelistrikan yang lebih berkelanjutan.

PLN memastikan pengembangan sumber energi terbarukan akan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan potensi wilayah, kebutuhan sistem, serta aspek keandalan pasokan listrik.

Dengan pembangunan 13 PLTS berkapasitas total 59 MWp tersebut, Aceh mulai memasuki tahap yang lebih konkret dalam memanfaatkan potensi energi surya sebagai salah satu sumber energi masa depan. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 412 Butir Tramadol dan Hexymer

BERITA

Ketua KONI Aceh Saiful Bahri Terima Penghargaan Haornas 2026

ACEH

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto

BERITA

Isu Perceraian Mualem dan Bunda Salma Dibantah, Disebut Tidak Benar

BERITA

Ketua Sinode Baptis Papua: OAP Berasal dari Ras Melanesia dan Memiliki Identitas Budaya Papua

ACEH

Mualem Percepat Penataan HGU dan Lahan Reintegrasi, BRA Diberi Waktu Sepekan

BERITA

Polda Metro Jaya Siagakan 17.800 Personel Amankan Laga Persija–Persib di GBK

BERITA

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme