Home / OPINI

Rabu, 15 Maret 2023 - 00:44 WIB

LIMA BENTUK AKSI TOLAK ISRAEL

By M Rizal Fadillah*

OPINI – Ini analisis atau bicara tentang kemungkinan reaksi umat Islam dan rakyat Indonesia atas kehadiran Timnas U-20 Israel dalam kejuaraan dunia yang diadakan di Indonesia. Dasar penolakan sangat kuat di samping konsistensi dan solidaritas pada perjuangan bangsa Palestina juga Konstitusi mengarahkan pada perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan. Israel adalah negara penjajah.

Ada lima kemungkinan bentuk aksi penolakan yang akan dilakukan rakyat dan bangsa Indonesia, yaitu :

Pertama, aksi unjuk rasa di depan Kementrian Luar Negeri Indonesia di Jakarta. Kecewa atas kesiapan menerima Timnas Israel. Dibarengi dengan unjuk rasa kepada PSSI dan Ketum PSSI Erick Thohir yang telah “menjamin” Keamanan Timnas Israel. Erick Thohir dinilai sebagai budak Israel.

Kedua, aksi unjuk rasa di stadion-stadion tempat dilangsungkan pertandingan antara Timnas Israel dengan negara peserta khususnya dengan Indonesia. Di samping pengibaran bendera Palestina akan marak di arena pertandingan juga di tribun akan bermunculan berbagai tulisan yang mengecam dan mengutuk Israel.

Baca Juga  Belajar dari OTT Bupati Bekasi: Ketika Kekuasaan Kehilangan Arah dan Amanah

Ketiga, aksi pembakaran bendera Israel di mana-mana yang dilakukan oleh pemrotes. Pembakaran bendera dan atribut Israel membuat Pemerintah Indonesia serba salah antara ” mengamankan” dan memahami “aspirasi rakyat Indonesia. Urusan pembakaran bendera ini akan mencoreng wajah Indonesia di mata dunia.

Keempat, Jokowi akan menjadi sasaran aksi karena memberi angin atas kehadiran Timnas Israel. Jokowi dinilai ikut bertanggungjawab atas even yang menampilkan pertandingan Israel “negara penjajah”, “negara penjahat” dan “negara pelanggar HAM”. Jokowi berpidato dalam acara Pembukaan.

Kelima, umat Islam Indonesia yang baru melaksanakan shaum ramadhan akan memiliki semangat tinggi untuk “melawan” kezaliman Israel yang terkesan akan “diproteksi” Pemerintahan Jokowi. Kedatangan Timnas Israel menjadi momen umat Islam untuk menyatukan barisan. Suara MUI akan disambut oleh ormas-ormas Islam dan lembaga da’wah di Indonesia.

Baca Juga  Kuah Tuhee Menjadi Menu dalam Menyusun Politik Desa

Kedatangan Timnas Israel dan keikutsertaan dalam Kejuaraan Dunia U-20 akan direaksi dengan hiruk pikuk dan kegaduhan nasional. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Penyelenggaraan kejuaraan terancam tidak sukses. Karena kebodohan, ketakutan dan sikap inkonsisten Pemerintahan Jokowi.

Ujungnya gara-gara sikap plintat plintut Pemerintah maka bisa terjadi pergeseran “perang” dari rakyat Indonesia versus Israel pada awalnya menjadi perang tanding antara umat Islam versus Pemerintahan Jokowi. Israel tersenyum gembira sukses mengadu domba. Sepakbola adalah ajang kampanye politik.

Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka sebaiknya Indonesia segera membuat nota keberatan kepada FIFA. Artinya Israel harus dicoret.

Dalam Piala Dunia di Qatar lalu ternyata FIFA pun bisa mencoret Rusia.

 

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 15 Maret 2023

Share :

Baca Juga

OPINI

Gas Aceh, Kita Dapat Apa? Antara Potensi Raksasa dan Realitas Warga yang Masih Gelap

OPINI

Likuidasi Jiwasraya Selesai, Publik Tanya: Rekomendasi Siapa dan Bagaimana Nasib Asabri?

OPINI

26 Tahun Bumi Flora: Ketika Kursi Kekuasaan Mengubur Konflik Agraria Aceh Timur

EDUKASI

Pendidikan Indonesia: Masih Fair atau Sudah Menuju Good?

ACEH

Pasca Banjir Bandang-Longsor, Warga Aceh Desak Pemerintah Segera Realisasikan Dana Pemulihan 2026

HUKUM

Ketika Keadilan Dipertanyakan: Antara Hukum, Integritas, dan Harapan Publik

OPINI

Istilah “Londo Ireng” Kembali Mencuat, Aktivis Soroti Praktik Neokolonialisme di Era Modern

OPINI

Ketika Keramaian Bukan Jaminan Kebenaran