Home / BERITA / LIFESTYLE

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ziarah Makam Ayah, Lia Istifhama Ajak Masyarakat Maknai Ramadan dengan Penyucian Jiwa

JATIM | MEDIALITERASI.ID Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama melaksanakan ziarah kubur ke makam ayahandanya, KH Masykur Hasyim, pada Sabtu (14/2).

Momentum yang bertepatan dengan Hari Valentine tersebut dimaknai sebagai hari penuh cinta dan doa, tidak hanya untuk sesama manusia, tetapi juga bagi para leluhur yang telah lebih dahulu berpulang.

Dalam kegiatan ziarah itu, Ning Lia turut mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang juga merupakan tantenya.

Pada kesempatan tersebut, Ning Lia berziarah ke makam ayahandanya, KH Masykur Hasyim, sekaligus mendoakan kakak kandung, kakek, nenek, serta keluarga besar yang telah wafat.

Suasana ziarah berlangsung khidmat. Ning Lia yang dikenal sebagai sosok senator yang rendah hati tampak menabur bunga di atas pusara ayahandanya, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Baca Juga  Kolaborasi Bappeda dan BEM Sumenep, Rumuskan Arah Pembangunan Berkeadilan

Bagi Ning Lia, ziarah kubur merupakan bentuk bakti seorang anak kepada orang tua, sekaligus ikhtiar memohon doa agar senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah, khususnya menjelang Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia menegaskan bahwa ziarah kubur memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam.

“Bagi saya, ziarah makam itu penting. Ini momentum untuk mendoakan orang tua sekaligus mengingatkan diri bahwa kita pun akan menyusul. Ramadan adalah bulan penyucian jiwa, maka kita awali dengan doa dan refleksi,” ujarnya.

Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW dari Ma’qil bin Yasar RA yang menyebutkan bahwa Nabi bersabda, “Bacakanlah atas orang yang mati di antara kamu dengan bacaan surah Yasin” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i).

Menurut Ning Lia, ziarah kubur bukanlah bid’ah, melainkan teladan yang bersumber dari Rasulullah SAW. Dalam kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-Asqalani dijelaskan bahwa Rasulullah kerap berziarah kubur semasa hidupnya, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis hasan riwayat Imam Tirmidzi.

Baca Juga  IPAL SPPG Yayasan Ridefa Aceh Belum Laik, Dinkes Tunda Terbitkan Sertifikat Sanitasi

Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW pernah melewati kuburan di Madinah dan mengucapkan salam kepada ahli kubur yang bermakna doa keselamatan serta permohonan ampunan kepada Allah SWT.

Ning Lia menilai, ziarah kubur menjadi pengingat akan hakikat kehidupan dan kematian. Menjelang Ramadan, tradisi ini juga menjadi langkah spiritual untuk membersihkan hati, memperkuat silaturahmi keluarga, serta memperdalam kesadaran sebagai hamba Allah.

“Momentum ini sekaligus menjadi pesan bahwa cinta sejati bukan sekadar simbol perayaan, tetapi juga doa yang tak pernah putus bagi orang-orang tercinta yang telah mendahului, serta mengenang perjuangan mereka,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT

ACEH

Spanyol Tundukkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar ke Final

ACEH

31 Kasus Kekerasan Anak dalam Enam Bulan, Bupati Al Farlaky Siapkan Langkah Pencegahan dan Rumah Aman