Home / BERITA / EDUKASI

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:34 WIB

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Sebanyak 42 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Lomba Esai Nasional dalam rangka Gebyar Pendidikan 2026 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Malikussaleh. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan substansi, hanya 10 tim terbaik yang berhak melaju ke babak final untuk mempresentasikan gagasan ilmiah mereka di hadapan dewan juri, Kamis (16/7/2026).

Babak final berlangsung secara daring dari Ruang Rapat Gedung FKIP Universitas Malikussaleh mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB. Selama presentasi, para finalis memaparkan berbagai gagasan inovatif yang mengangkat isu-isu strategis pendidikan serta menawarkan solusi yang aplikatif dan berbasis riset.

Ketua panitia, Islami Fatwa, S.Pd., M.Pd., mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme mahasiswa terhadap kompetisi ilmiah yang menjadi wadah untuk menyampaikan gagasan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Baca Juga  50 Anggota IPK Pancur Batu Serang Ivan Saces Menggunakan Senjata Tajam dan Senapan Angin

“Kami berharap gagasan-gagasan yang lahir dari kompetisi ini tidak berhenti sebagai karya lomba semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun inovasi nyata yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Sepuluh tim finalis berasal dari sejumlah perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Jember, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, dan Universitas Malikussaleh.

Pada babak final, setiap tim mempresentasikan karya ilmiahnya di hadapan tiga dewan juri, kemudian mengikuti sesi tanya jawab untuk mempertahankan argumentasi dan solusi yang ditawarkan. Penilaian dilakukan berdasarkan orisinalitas ide, kedalaman analisis, relevansi terhadap tema, inovasi solusi, kualitas presentasi, penguasaan materi, serta kemampuan peserta menjawab pertanyaan dewan juri.

Dewan juri terdiri atas Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Malikussaleh; Isna Rezkia Lukman, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Malikussaleh; serta Lutfiah Fadilah Zamzami, S.Tp., M.Sc., dosen Universitas Almuslim.

Baca Juga  9 Ruko Terbakar di Kuta Makmur, Kerugian Diperkirakan Mencapai 3 Milyar Rupiah

Ketua BEM FKIP Universitas Malikussaleh, Bagas Suanri,  mengatakan kompetisi tersebut merupakan upaya membangun budaya akademik sekaligus memperkuat jejaring antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

“Melalui kompetisi ini kami ingin membangun budaya akademik yang kuat, menumbuhkan semangat kolaborasi, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa Indonesia untuk menunjukkan kontribusinya dalam memajukan pendidikan nasional,” katanya.

Menurut Bagas, tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya minat mahasiswa untuk berkompetisi melalui karya ilmiah dan bertukar gagasan dalam menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan.

Seluruh rangkaian presentasi final berakhir pada pukul 16.30 WIB dan berlangsung tertib serta lancar. Panitia menyatakan hasil penilaian akan diumumkan setelah seluruh proses evaluasi dewan juri selesai. Para pemenang nantinya akan ditetapkan berdasarkan akumulasi nilai presentasi dan penilaian dewan juri. (JA)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

ACEH

Gubernur Aceh Mualem Absen di Upacara HUT RI ke-81, Wagub Fadhullah Jadi Irup

BERANDA

Menko Polkam Djamari Chaniago: Jaga Perdamaian Aceh-Papua, Hormati Hukum dan Simbol Negara

BERANDA

Diduga Cemburu, Istri di Lumajang Aniaya Suami dengan Celurit hingga Luka Parah

BERANDA

Presiden Perintahkan Darurat Gempa NTT, Wamensos Turun ke Lokasi

BERANDA

Presiden Prabowo Laporkan 121 Kebijakan Transformatif dan Rencana Besar 2027: Dari Swasembada Pangan hingga Renovasi 10.000 Puskesmas

ACEH

Klarifikasi: Berita Seorang Tokoh Meninggal Dunia Hoaks, Korban Luka Parah Masih Hidup dan Dirawat

BERANDA

Kericuhan Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh, Merah Putih Sempat Diturunkan