Home / BERITA

Jumat, 28 Januari 2022 - 08:23 WIB

Warga Swedia Ajukan Ganti Nama Desa Karena Sering Disensor

SWEDIA – Desa Fuckes kerap di sensor oleh Google dikarenakan memiliki nama yang di anggap vulgar atau mengandung kalimat pornography, desa yang berada dipinggiran danau Fucksjön di Negara Scandanavia ini sudah di namai semenjak 1545.

Nama yang kontroversial ini membuat beberapa Platform Media Sosial seperti Facebook atau platform media lainnya melakukan black list, baik ketika menulis atau menyebutkan nama Desa di Scandinavia tersebut

Menurut Okezone yang melansir dari Time of India (24/01/2022), Selasa yang lalu, Institut Bahasa dan cerita Rakyat Swedia menggambarkan desa kecil itu di apit oleh danau yang terletak diketinggian lereng bukit dengan kondisi yang sangat curam.

Baca Juga  Sat Res Narkoba Polres Pidie Jaya Berhasil Bekuk Pengedar Narkoba di Dua Lokasi

Kerap mengalami pembokiran, penduduk desa Fucke memutuskan mengirim permohonan kelembaga survey Tanah Nasional Swedia untuk mengubah nama desa menjadi “Dalsro” yang memiliki arti lembah yang tenang.

Menurut pihak berwenang Swedia, Proses penggantian nama desa tersebut, membutuhkan waktu yang lama.

“Biasanya menurut undang- undang, nama tempat harus ditulis menurut norma, serta fakta bahwa nama tempat yang saat ini digunakan tidak dapat diubah kecuali memiliki alasan yang cukup” kata Surveyor Badan Pertanahan Swedia.

Baca Juga  Satlantas Polres Aceh Timur Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Kepada Anak Usia Dini

Menurutnya jika dinamakan dengan nama baru, akan berefek pada nama sebelumnya dan harus dipertimbangkan, karena perlu alasan yang kuat untuk mengubah nama desa yang sudah popular.

Pergantian nama desa yang di anggap tidak senonoh bukan hal yang pertama terjadi di Swedia, sebelumnya pada tahun 2007, warga desa Fjuckby juga pernah ingin menggantikan nama desa mereka, namun gagal. Hal yang sama juga pernah terjadi di Austria pada Januari 2021, namun penduduk kota “Fucking” berhasil mengubah nama menjadi Fugging.

Reporter : (Ek) | Photo : Ilustrasi Google | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

BERITA

Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

BERITA

Respon Propam Jaksel atas Dugaan Ketidakprofesionalan Penyidik PPA dalam Kasus Pencabulan Anak

ACEH

27 Tahun Tragedi Simpang KKA: Luka Sejarah, Keadilan Belum Tuntas

BERANDA

“Hantu Siang Bolong”: Kiyai Ashari Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Masih Buron

BERITA

Polda Metro Jaya Siapkan 3.545 Personel Amankan Aksi Hardiknas 2026

BERITA

Polisi Amankan Pria Asal Aceh Utara dengan Ratusan Obat Terlarang di Tanjung Priok

ACEH

Kepala Sekretariat BMA Tegaskan Tak Ada Pungutan Biaya, Masyarakat Diminta Lapor Jika Temukan Praktik Percaloan