Ilustrasi
Medialiterasi.id | Aceh Timur – Badan Pusat Statistik mencatat angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Timur turun 2,02 poin dalam setahun. Pada Maret 2025 jumlah penduduk miskin tercatat 52.230 jiwa atau 11,24 persen, berkurang 8.630 orang dibanding Maret 2024 yang masih 60.860 jiwa atau 13,26 persen.
Penurunan itu disampaikan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Senin 1/6/2026, merujuk rilis resmi BPS Provinsi Aceh. “Ini kerja kolektif. Pemkab, kecamatan, gampong, dayah, dan masyarakat bahu-membahu menekan kemiskinan,” ujar Bupati.
Tiga faktor pendorong
Pemkab menyebut tiga program utama yang mendorong penurunan:
1. Ekonomi produktif: Bantuan modal UMKM, pelatihan keterampilan, dan penguatan koperasi nelayan-tani di pesisir dan pedalaman.
2. Bantuan sosial tepat sasaran: Data Terpadu Kesejahteraan Sosial diperbarui tiap triwulan agar bantuan beras, PKH, dan subsidi listrik tepat ke keluarga miskin.
3. Infrastruktur dasar: Pembangunan jalan desa, irigasi, air bersih, dan listrik 24 jam yang mempermudah akses pasar dan layanan kesehatan.
Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Cut Rizki, menambahkan program “Rumah Layak Huni” dan santunan anak yatim juga membantu 1.200 keluarga keluar dari kategori miskin ekstrem.
Target ke depan
Bupati menargetkan angka kemiskinan tembus satu digit pada 2027. “Kalau tahun ini turun 2 persen, tahun depan kita kejar lagi 1,5 persen. Fokusnya lapangan kerja dan harga pangan stabil,” katanya.
Warga Gampong Seuneubok, Idi Rayeuk, Saiful, 42, merasakan dampaknya. Setelah dapat bantuan alat tangkap ramah lingkungan, penghasilannya naik Rp800 ribu per bulan. “Dulu susah, sekarang bisa nabung untuk sekolah anak,” ujarnya.
BPS Aceh mengingatkan, meski turun, 1 dari 9 warga Aceh Timur masih berada di bawah garis kemiskinan Rp563.000 per kapita per bulan. Pemkab diminta menjaga konsistensi data dan pengawasan bansos agar capaian tidak anjlok lagi.
Data :
– Penduduk miskin 2024: 60.860 jiwa / 13,26%
– Penduduk miskin 2025: 52.230 jiwa / 11,24%
– Penurunan: 8.630 jiwa / 2,02 poin
Pemkab Aceh Timur akan menggelar Musrenbang khusus pengentasan kemiskinan 15 Juni mendatang untuk menyusun program 2027.







