Home / BERITA

Minggu, 12 Juni 2022 - 23:41 WIB

Taslima Nasreen Mengkritisi Kaum Muslim Di India

DELHI – Penulis asal Bangladesh Taslima Nasreen mengkritisi kaum muslim di India yang melakukan demostrasi terhadap pernyataan Nupur Sharma yang di anggap menghina Nabi Muhammad beberapa saat yang lalu. (13/06/2022)

Melansir SINDOnew.com, Taslima mengkritik protes kekerasan di berbagai wilayah di India dan menyebutnya sebagai “Kegilaan muslim fanatik”.

Keributan di India awalnya dipicu oleh komentar juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma, yang dianggap menghina Nabi Muhammad dalam sebuah debat di televisi.

Melalui Twitter, Taslima Nasreen, menulis dirinya meninggalkan negaranya sejak 1994 karena mendapat ancaman pembunuhan dari kelompok fundamentalis, mengkritik reaksi berlebihan dari kaum muslim fanatik.

Baca Juga  Polres Metro Tangerang Kota Bongkar 25 Kg Sabu Jaringan Internasional, Diselundupkan Pakai Alphard

Wanita yang sudah memperoleh kewarganegaraan Swedia yang berdomisili di Amerika Serikat dan Eropa dalam dua dekade terakhir ini.

Taslima dianggap memiliki pandangan anti-Islam. “Bahkan jika Nabi Muhammad masih hidup hari ini, dia akan terkejut melihat kegilaan para muslim fanatik di seluruh dunia,” tulis dia via akun @taslimanasreen, seperti dikutip NDTV, Sabtu (11/6/2022).

Pernyataan Taslima Nasreen muncul setelah protes besar pecah di beberapa negara bagian India, termasuk Delhi, Uttar Pradesh, Benggala Barat dan Jharkhand atas pernyataan Nupur Sharma.

Demo yang berujung rusuh di Jharkhand pada hari Jumat kemarin, dua demonstran meninggal dunia akibat terkena peluru polisi dan 10 lainnya terluka.

Baca Juga  Banser Gayam Gelar Rapat Koordinasi dan konsolidasi, Ini Faktanya

Para demonstran menuntut penangkapan, dan dalam beberapa kasus, menuntut hukuman mati bagi Nupur Sharma. Demo serupa juga terjadi di negara tetangga; Bangladesh. Pada hari Jumat, ribuan orang berbaris di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, sebagai protes terhadap komentar Nupur Sharma. Para pengunjuk rasa di Bangladesh meneriakkan slogan-slogan menentang pemerintah India dan Perdana Menteri Narendra Modi dan menyerukan boikot produk-produk India.

Reporter : | Ek | Photo : Twitter @taslimanasreen : Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur

ACEH

Banjir Luas Landa 9 Kecamatan di Aceh Tamiang, Tanggul Jebol dan Ribuan Warga Mengungsi

BERANDA

BNPB Update Bencana: Banjir-Longsor Landa Gayo Lues & Aceh Tenggara, Karhutla 63 Hektare di Merauke, Padang Masih Terendam

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Siap Rehabilitasi Rumah dan Beri Modal Usaha untuk Mukhlis di Nurussalam

ACEH

Operasional Pasar Malam di Idi Rayeuk Aceh Timur Dipertanyakan Legalitasnya

ACEH

Peringatan Maulid di Aceh Memanas: Aparat Minta Bendera Bintang Bulan Diturunkan