Home / BERITA

Selasa, 24 Mei 2022 - 13:59 WIB

Nadiem Makarim; Rembuk Komunitas Memperkuat Merdeka Belajar


JAKARTA – Demi memperkuat dan mendukung implementasi program Merdeka dalam terwujudnya sumber daya manusia Indonesia unggul, Komunitas Kami Pengajar, Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka, bersama Komunitas Sidina, menggelar Rembuk Komunitas bertemakan “Bergerak Bersama Berdaya Bersama” yang diselenggarakan di gedung The Tibrata Darmawangsa, Jakarta, pada Selasa (24/5/2022)

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyampaikan, program Merdeka Belajar merupakan landasan demi terciptanya transformasi pendidikan Indonesia guna menghasilkan generasi Indonesia yang unggul.

Forum diskusi ini menjadi salah satu rangkaian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional 2022. Dukungan yang diberikan oleh perwakilan forum guru, mahasiswa, dan orang tua terhadap program Merdeka Belajar melalui Rembuk Komunitas diharapkan akan semakin mempercepat transformasi kualitas pendidikan nasional menuju masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Rembuk Komunitas menunjukkan semangat gotong-royong dari para pemangku kepentingan dalam mendukung dan memastikan kelancaran penerapan program Merdeka belajar di seluruh lingkungan pendidikan nasional. Semangat gotong-royong ini harus terus dijaga dan semakin diperluas dengan melibatkan semua kalangan agar upaya dalam peningkatan mutu pendidikan akan terwujud di masa depan,” kata Mendikbudristek dalam sambutannya.

Nadiem mengatakan program Merdeka Belajar dihadirkan pemerintah agar seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan hak akan pendidikan berkualitas. Program ini bersumber dari pemikiran Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, yang fokus pada asas kemerdekaan dalam menerapkan materi esensial dan fleksibel sesuai dengan minat, kebutuhan, serta karakteristik dari peserta didik. Melalui Merdeka Belajar, peran pendidik juga diperkuat untuk merancang metode pembelajaran berbasis proyek untuk memacu kreativitas peserta didik.

Baca Juga  Presiden Prabowo Beri Taklimat kepada Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia

“Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia harus dilakukan secara komprehensif, berkelanjutan, dan menyeluruh, serta tidak hanya fokus pada satu jenjang saja tetapi menyentuh semua peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, maupun orang tua. Kami percaya terobosan ini akan menciptakan lompatan perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan nasional,” ujar Nadiem.

Koordinator Reginal Bali Nusa Tenggara Komunitas Kami Pengajar, Lu Eka Yanthi menjelaskan penyelenggaraan Rembuk Komunitas, yang diikuti sebanyak 1000 participan, diantaranya dari perwakilan komunitas guru, mahasiswa, dan orang tua.

Lu Eka Yanthi juga mengajak seluruh anggota komunitas, baik guru, mahasiswa, dan orang tua, lebih aktif dalam memberikan rekomendasi bagi Kemendikbudristek.

Lebih lanjut Lu Eka Yanthi memaparkan tujuan program Merdeka Belajar dapat menjadi gerakan bersama yang diaplikasikan di seluruh lingkungan pendidikan. Program Merdeka Belajar merupakan terobosan inovatif sehingga perlu didukung semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

“Merdeka Belajar merupakan pemikiran hebat dari Kemendikbudristek yang menawarkan hasil jelas demi kebaikan kualitas pendidikan nasional untuk masa depan lebih cerah. Namun, tanpa adanya semangat dan dukungan dari seluruh pihak terkait, program Merdeka Belajar akan menjadi hambar. Melalui Rembuk Komunitas, kami ingin memperkuat kolaborasi di antar komunitas agar penerapan program ini bisa diimplemetasikan secara berkelanjutan,” kata Eka.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Nasional Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka Rizal Maula menilai program Merdeka Belajar, melalui Kampus Merdeka, telah memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan. Progam ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa, yang merupakan agen perubahan sekaligus garda terdepan, dalam menghadapi perkembangan zaman, dalam aspek pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga  Terkait Dana Operasional Kantor Balai Penyuluhan Pertanian di 24 kecamatan, Ormas LAKI Aceh Timur Angkat Bicara

“Menteri Nadiem dan Kemendikbudristek berupaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 dalam bidang pendidikan dengan melahirkan terobosan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Kami mendukung misi besar tersebut dan berharap adanya program lanjutan sehingga semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka terus terlaksana dalam jangka panjang dengan melibatkan komunitas mahasiswa,” kata Rizal.

Founder Komunitas Sidina Susi Sukaesih menambahkan program Merdeka Belajar menekankan peran penting orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anaknya. Orang tua merupakan bagian utama terkait perkembangan pendidikan anak-anaknya sehingga dapat bertahan pada masa disruptif yang kompetitif saat ini.

“Merdeka Belajar menyasar pembentukan orang tua teladan dalam pendidikan yang layak dicontoh. Kami mendorong para orang tua untuk aktif terlibat dalam sosialisasi dan penerapan Merdeka Belajar,” pungkas Susi.

Susi mengatakan Komunitas “Kami Pengajar” berfokus pada guru dengan jumlah anggota komunitas mencapai 29.762 yang terdiri dari 6 regional antaranya Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Bali & Nusa Tenggara, Maluku & Papua dan Komunitas Guru ASN PPPK. Adapun Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka berfokus pada mahasiswa sebanyak 24.528 anggota, sedangkan Komunitas Sidina fokus pada orang tua dengan jumlah anggota 2.075 orang.

Kontributor : Andri | Photo : Screen Shoot Webinar Rembuk Bersama | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Patroli Gabungan Brimob–Polres Jaktim Gagalkan Tawuran dan Balap Liar Dini Hari, Sejumlah Senjata Tajam Disita

BERITA

Nekat Jadi Tentara Bayaran Rusia, Bripda Rio Dipecat Tidak Hormat

BERITA

Menakar Nahkoda Baru USK 2026-2031 : Antara Keberlanjutan dan Akselerasi Global

BERITA

Polsek Batuceper Ungkap Peredaran 2.160 Butir Tramadol, Dua Pelaku Diamankan

BERITA

Polisi Bongkar Peredaran Sediaan Farmasi Ilegal, Ratusan Butir Obat Keras Disita

BERITA

Sopir Truk Asal Sukabumi Ditemukan Meninggal di Nagan Raya

BERITA

Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara

BERITA

Kapolri Beri Apresiasi ke Atlet Polri dan Non-Polisi yang Berprestasi di Sea Games 2025