Home / BERITA

Selasa, 29 Juli 2025 - 01:34 WIB

Rakerwil Tani Merdeka Indonesia 2025: Dorong Hilirisasi Pertanian dan Penguatan Komunitas Petani Sumut

MEDIALITERASI.ID | MEDAN – Organisasi kemasyarakatan Tani Merdeka Indonesia (TMI) Sumatera Utara sukses menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025 di Hotel Grand Inna Medan. Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir, Ketua DPW TMI Sumut Dr. H. Muhammad Husni, SE., M.Si., serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan. Seluruh pengurus DPD TMI se-Sumatera Utara juga turut hadir.

Rakerwil ini difokuskan pada penyusunan program strategis untuk pemberdayaan petani di berbagai daerah. Salah satu inisiatif utama yang disoroti adalah pembentukan Koperasi Tani Merdeka Indonesia di pedesaan, yang bertujuan mempermudah penyaluran pupuk bersubsidi, bantuan modal, serta distribusi benih unggul.

Dalam arahannya, Dr. Husni menekankan pentingnya kolaborasi antar anggota dan aksi nyata di lapangan. “Logo organisasi tidak cukup. Yang penting adalah aksi nyata dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” tegasnya.

Baca Juga  Kemendagri : Utamakan Transparansi Dan Akuntabilitas Untuk Acara Sail Tidore 2022

Hilirisasi pertanian menjadi isu kunci dalam forum tersebut, dengan TMI bertekad menjadi mitra strategis Dinas Pertanian. Program ini mendukung agenda besar Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan menjadikan Sumut sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumut, Razali, yang hadir mewakili Gubernur Bobby Nasution, mengapresiasi peran TMI. Ia menyebut bahwa program-program TMI berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen serta mendorong partisipasi generasi muda dalam sektor pertanian.

Sementara itu, Ketua Umum TMI Don Muzakir menyampaikan pesan dari Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Dewan Pembina Pusat TMI, Mas Sudaryono, yang menyoroti pentingnya penguatan organisasi hingga ke tingkat desa dan pemanfaatan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) secara bertanggung jawab.

“Jangan sampai bantuan alsintan dijual belikan, seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” pesannya.

Baca Juga  Kerja Sama Baitul Mal-EWIC Malaysia, Lahirkan Tenaga Ahli Pariwisata Aceh Bertaraf Internasional

Dalam pernyataannya, Don Muzakir juga menyinggung hasil capaian awal pemerintahan Presiden Prabowo, dengan cadangan beras nasional di Bulog yang telah mencapai 5 juta ton. Ia optimistis target swasembada pangan akan tercapai dalam waktu dekat.

Ia juga mengingatkan ancaman “serakahnomik”, yakni praktik para distributor nakal yang membeli gabah dengan harga rendah dari petani namun menjual beras ke konsumen dengan harga tinggi. “Ini bertolak belakang dengan upaya pemerintah membeli gabah dari petani dengan harga yang adil,” katanya.

Acara Rakerwil ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Tani Merdeka Indonesia Sumut dan DPD Partai Gerindra Sumut. MoU ini diwakili oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut, Bobby O. Zulkarnain.

Dalam sambutannya, Bobby menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap Partai Gerindra dapat menjadi jembatan aspirasi petani kepada pemerintah. (RI -1/HD)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

ACEH

Gubernur Aceh Mualem Absen di Upacara HUT RI ke-81, Wagub Fadhullah Jadi Irup

BERANDA

Menko Polkam Djamari Chaniago: Jaga Perdamaian Aceh-Papua, Hormati Hukum dan Simbol Negara

BERANDA

Diduga Cemburu, Istri di Lumajang Aniaya Suami dengan Celurit hingga Luka Parah

BERANDA

Presiden Perintahkan Darurat Gempa NTT, Wamensos Turun ke Lokasi

BERANDA

Presiden Prabowo Laporkan 121 Kebijakan Transformatif dan Rencana Besar 2027: Dari Swasembada Pangan hingga Renovasi 10.000 Puskesmas

ACEH

Klarifikasi: Berita Seorang Tokoh Meninggal Dunia Hoaks, Korban Luka Parah Masih Hidup dan Dirawat

BERANDA

Kericuhan Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh, Merah Putih Sempat Diturunkan