Home / ACEH / BERANDA / BERITA / KESEHATAN

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:44 WIB

9 Warga Desa Blang Paoh Sa Aceh Timur Terjangkit DBD, 3 Masih Dirawat di RSUD Zubir Mahmud

Camat Julok imbau warga tingkatkan PSN setelah fogging dan sosialisasi PHBS dilakukan jelang Lebaran Idul Adha

Medialiterasi.id | Idi Rayeuk, Aceh Timur — Sebanyak 9 warga Desa Blang Paoh Sa, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjelang libur Lebaran Idul Adha 2026. Tiga pasien masih menjalani perawatan di RSUD Zubir Mahmud, sementara 6 lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Kasus mulai terdeteksi sejak Selasa, 26 Mei 2026, bertepatan dengan tradisi “Meugang”. Hingga Kamis, 4 Juni 2026, data dari pihak kecamatan menunjukkan 8 dari 9 korban adalah anak usia 13-16 tahun yang baru pulang dari pesantren. Satu korban dewasa berinisial DY, 34 tahun.

Camat Julok H. Muhammad Ishak, S.Pd.I., M.M., meninjau langsung pasien di RSUD Zubir Mahmud. Ia memeriksa kronologi penyebaran untuk memetakan titik awal penularan. “Mayoritas warga yang kena DBD ini anak pesantren yang pulang kampung menjelang lebaran. Saya perlu memastikan kronologisnya untuk upaya pencegahan lanjutan di dalam desa,” kata Camat Julok, yang akrab disapa Cek Mad atau Teungku Muhammad, Kamis 4/6/2026.

Baca Juga  Kuasa Hukum Tinjau Lokasi Penemuan Jasad M. Alfarisi, Soroti Kejanggalan

Pemerintah kecamatan bersama Dinas Kesehatan sudah melakukan fogging pada Senin, 1 Juni 2026. Sehari setelahnya, Selasa 2 Juni 2026, digelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk pencegahan DBD. Namun kasus tetap muncul.

“Sebelumnya kita sudah lakukan fogging untuk pencegahan. Dengan adanya warga yang terkena DBD seperti ini, maka upaya pencegahan jangka panjang perlu kita lakukan lebih intens. Jagalah kebersihan lingkungan dan dalam rumah, hingga kamar mandi. Kebersihan harus lebih terpelihara lagi, untuk anak-anak kita,” tegasnya.

Baca Juga  Warga Perumahan Antilop Menolak Pembangunan Kantor RW

Camat Julok mengapresiasi respons cepat Bupati Aceh Timur yang memerintahkan Dinas Kesehatan menangani wabah di Julok. Ia berharap DBD tidak menyebar ke desa tetangga. “Sebagai perpanjangan tangan bapak bupati, kami mengajak semua membiasakan hidup sehat agar berbagai penyakit terhindari,” pungkas H. Muhammad Ishak.

Puskesmas Julok bersama kader desa kini mengintensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus: menguras, menutup, mendaur ulang, serta menabur bubuk larvasida dan memelihara ikan pemakan jentik.

Catatan: Data pasien dan penanganan bersumber dari keterangan Camat Julok dan RSUD Zubir Mahmud.

Share :

Baca Juga

ACEH

Musisi Aceh Timur Maimunzir Rilis “Gas Beracun”, Suarakan Dampak Dugaan Polusi Industri ke Warga

ACEH

Door to Door, Kapolsek Idi Rayeuk Tebar Kepedulian Lewat Program Jum’at Berkah

ACEH

Satlantas Polres Aceh Timur Mulai Sosialisasi Jelang Operasi Patuh Seulawah 2026, Keselamatan Bukan Sekadar Kepatuhan

BERANDA

Legenda Flor de la Mar: Kapal Portugis Pembawa 60 Ton Emas yang Tenggelam di Perairan Aceh

BERANDA

Kejagung Geledah Kantor BGN, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG

ACEH

Disnakermobduk Aceh dan Serikat Pekerja Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

BERITA

Operasi Patuh Seulawah 2026 Digelar 8–21 Juni, Ini Lima Pelanggaran yang Jadi Sasaran Satlantas Polres Lhokseumawe

BERITA

Desk Ketenagakerjaan Polri Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Rp10 Miliar