Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM / KRIMINAL

Senin, 27 Juli 2026 - 09:04 WIB

Operasi Tangkap Bandar Narkoba di Bireuen Berujung Duka, Pratu Galuh Nugraha Tewas Terkena Peluru Rekoset

Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Bireuen

MEDIALITERASI.ID | BIREUEN — Operasi penangkapan terduga bandar narkoba di Kabupaten Bireuen berakhir duka. Seorang anggota Polisi Militer TNI Angkatan Darat, Pratu Galuh Nugraha, gugur setelah terkena peluru rekoset saat membantu aparat kepolisian di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Sabtu (25/7/2026).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan jajaran Polda Aceh.

“Peristiwa ini menjadi duka bagi kita semua. Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota POM TNI AD Pratu Galuh Nugraha. Ia telah menunjukkan naluri prajurit penegak hukum yang luar biasa dalam membantu kepolisian saat penangkapan bandar narkoba,” ujar Joko di Mapolres Bireuen, Minggu (26/7/2026).

Kronologi: Peluru Rekoset Saat Pengejaran

Baca Juga  Jelang Tahapan Pemilu, Ratusan Mahasiswa Cipayung Plus Sumut Deklarasi Dukung Pemilu Damai 2024*

Menurut Joko, insiden bermula saat tim gabungan TNI-Polri melakukan operasi terhadap empat orang yang diduga jaringan peredaran narkoba di dalam sebuah mobil.

Dalam operasi tersebut, satu orang yang diduga oknum anggota Brimob berhasil ditangkap. Sementara tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan masih diburu aparat.

Saat pengejaran, petugas melepaskan tembakan ke arah pelaku yang berusaha kabur. Salah satu peluru diduga mengalami rekoset dan mengenai warga yang ikut membantu proses penangkapan.

“Peluru rekoset kemudian mengenai seorang warga yang turut membantu penangkapan, yang kemudian diketahui yang bersangkutan merupakan anggota POM TNI,” kata Joko.

Korban segera dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolda dan Pangdam Koordinasi Intensif

Meninggalnya Pratu Galuh menjadi perhatian serius pimpinan TNI dan Polri. Kapolda Aceh disebut langsung berkoordinasi intensif dengan Pangdam Iskandar Muda, Danpuspomad, dan Danpomdam Iskandar Muda.

Baca Juga  Ini Kotor, Ini Sampah!" Ucapan Warek UNY ke Mahasiswa Soal Spanduk MBG Viral, Picu Debat Kebebasan Ekspresi di Kampus

Koordinasi dilakukan untuk menyampaikan fakta awal penyelidikan, memastikan penanganan korban, mendukung proses penyidikan secara transparan, serta menjaga soliditas TNI-Polri.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Joko.

Tiga Pelaku Masih Buron

Joko menegaskan sinergi TNI-Polri menjadi prioritas untuk mengusut tuntas peristiwa ini, termasuk mengejar tiga terduga bandar narkoba yang masih melarikan diri.

Polda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan foto, video, maupun narasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan langsung rangkaian kejadian diharapkan bersedia memberikan keterangan kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara secara menyeluruh,” pungkasnya.

Hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung dan pengejaran terhadap tiga pelaku terus dilakukan.

 

Editor: Saiful Amri 

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Polda Metro Jaya Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bersama 100 Mahasiswa di Jakarta

BENCANA

Warga Minta Pemkot Banda Aceh Evaluasi Pohon Trembesi di Jalur Wisata PLTD Apung

BENCANA

Waspada! Bibit Siklon Tropis 98B di Teluk Benggala Ancam Aceh dan Sumut Sepekan ke Depan

ACEH

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH

Bukan Janji! Bupati Al-Farlaky Buktikan Pelayanan Makin Baik, 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah Dibagikan

ACEH

Wabup Aceh Timur Tekankan Peran Pemuda Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya Saing.

ACEH

Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans Baru, Jawab Keluhan Puskesmas Mogok Saat Bawa Pasien

ACEH

GEUKOM AGRIFARM Jajaki Kolaborasi dengan AMANAH untuk Kembangkan Greenhouse Berbasis Smart Farming dan IoT