MEDIALITERASI.ID | PADANG – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membangun 100 unit hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat, Senin (19/1/2026).
Pembangunan Huntara tersebut melibatkan 100 personel Brimob Polda Sumatra Barat yang diterjunkan langsung ke lokasi guna mempercepat proses pengerjaan.
Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan, pembangunan Huntara merupakan bentuk komitmen Polri dalam membantu pemulihan pascabencana.
“Pembangunan Huntara ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan,” ujar Erdi.
Ia menjelaskan, hunian sementara tersebut disiapkan agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman sambil menunggu pembangunan rumah permanen.
“Kami berharap Huntara ini dapat memberikan rasa aman dan memungkinkan warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih tenang,” katanya.
Sebanyak 100 unit Huntara dibangun secara bertahap. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.
Kehadiran personel Brimob Polda Sumbar mendapat apresiasi dari warga. Masyarakat menilai keterlibatan Polri sangat membantu percepatan pembangunan hunian sementara.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pemulihan pascabencana di berbagai daerah. Huntara yang dibangun diharapkan segera dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak sebagai tempat tinggal sementara yang aman. (MH)







