Home / BERANDA / BERITA / OPINI / POLITIK

Jumat, 13 September 2024 - 06:28 WIB

Pilkada Aceh Timur 2024, Akhirnya Bermuara Pada 4 Pasangan Calon dan Ini Nyaris Pasti

Medialiterasi.id | Aceh Timur — ALfarlaky – Zainal, Nektu – Amad leumbeng, Haji Tole – Apong, dan yang teranyar, dipenghujung Tahapan Paslon Dr. Firman Dandy dan Abati Aramiah, Sempat diisukan oleh warga Netz Mengambang, lantas muncul dengan gegap gempita mendatangi KIP untuk mencatatkan diri secara terbuka maju dalam kompetisi demokrasi Aceh Timur (Pilkada)

Pasangan yg terakhir ini menarik, karena selain merubah arah dan peta dukungan politik publik, yang juga merupakan satu – satunya pasangan dengan komposisinya perpaduan antara Birokrat dan Ulama, gabungan antara intelektual akademis dan kekuatan dayah salafiah.

Dr. Firman Dandy

Pasangan ini juga diusung oleh 3 partai berbasis ideologis islam, yaitu PAS, PPP, dan PKS, sehingga ini menjadi sejarah baru dalam kontestasi pilkada Aceh Timur, bahwa ada kekuatan dari sebuah poros baru, yang mengajak dan mengikut sertakan ulama sebagai pelaku langsung dalam politik praktis.

Baca Juga  Presiden Jokowi Dilempari Sandal dan Air Mineral oleh Perempuan di Medan

Hal ini belum pernah terjadi di Aceh Timur sebelum – sebelumnya, (bahkan) dari sejak awal pilkada langsung tahun 2006 dilakukan, (baru) kali ini ada poros kekuatan politik yang melibatkan ulama sebagai salah satu kontestan pilkada.

Aceh Timur sebagai daerah awal masuk nya islam di nusantara, sudah sepatutnyalah kepemimpinan daerah di berikan kesempatan kepada ulama dan intelektual, mereka yang (bukan) hanya paham agama, (tetapi) juga mereka yang nyaris tanpa percik noda atau cacat moral dalam benak publik, baik itu terkait kebijakan publik, ataupun perilaku hidup secara personal.

Pasangan Dandi-Abati sepertinya membawa secercah harapan untuk era baru Aceh Timur yang “Meusaneut”

Selain karena basic dan pengalaman dari Dr. Firman Dandy sebagai elit birokrat ATIM, yang tentu saja tahu “banyak hal” tentang “isi kamar” Aceh Timur, di back up oleh energi spiritual Abati, Insyaallah akan bisa bersinergi untuk saling melengkapi, dan (juga) bisa saling mengontrol satu sama lain.

Baca Juga  Segera Daftar dan Ikuti, Polri Buka Lomba Konten Kreatif, Total Hadiahnya Ratusan Juta

Kesantunan komunikasi, gaya pergaulan, dan hubungan sosial keduanya dengan publik juga merupakan daya tarik tersendiri, Ibarat kata pepatah, semakin berisi semakin merunduk, tidak ada primordial apalagi ego sektoral dalam spirit dan langkah-langkah politik pasangan Dandi-Abati.

Yang terlihat adalah ide-ide, gagasan serta paradigma yang mudah dipahami dan diterima oleh semua lapisan masyarakat.

Tidak ada caci maki, ataupun kata-kata kotor apalagi narasi-narasi yang menyudutkan sekelompok orang dalam setiap pertemuan – pertemuan politik pasangan ini.

Inilah pasangan yang membawa harapan baru bagi terwujudnya masyarakat Aceh Timur yang Meusaneut.

Politik (itu) sebenarnya baik, POLITISI lah yg membuat politik menjadi JAHAT. “Jadi kali nyoe, yang jeut ta harap BANG DANDY ngoen ABATI, pilihan memang na laen tapi le geutanyoe nyan tapileh…! Kiban Na “Meusaneut” ?. (DIEN)

Share :

Baca Juga

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

OPINI

Masker Untuk Rakyat, Topeng Untuk Penguasa: Ketika Negara Gagal Melindungi Warganya

BERANDA

Bukan Didepak, Ini Alasan Nama Veda Ega Pratama Hilang di Daftar Sementara Moto3 2027

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap