Home / BERITA / MANACANEGARA

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:21 WIB

Mojtaba Khamenei Dilaporkan Luka Ringan di Tengah Perang Iran

MEDIALITERASI.ID |TEHERAN — Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka ringan di tengah konflik yang sedang berlangsung. Meski demikian, ia disebut tetap menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara.

Seorang pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters, Rabu, bahwa Mojtaba Khamenei mengalami luka ringan. Informasi tersebut muncul setelah televisi pemerintah Iran menyebutnya sebagai korban luka dalam perang.

Sejak dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran oleh majelis ulama pada Minggu, Mojtaba Khamenei belum terlihat di hadapan publik maupun menyampaikan pernyataan resmi. Sejumlah laporan menyebutkan ia kemungkinan terluka dalam serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat.

Baca Juga  Misbahul Ulum Lepas 176 Wisudawan, Dua Raih Predikat Hafiz 30 Juz

Pejabat Iran tidak menjelaskan secara rinci kapan luka tersebut terjadi maupun alasan Khamenei belum menyampaikan pesan kepada publik sejak penunjukannya.

Seorang pejabat senior Israel juga mengatakan kepada Reuters bahwa penilaian intelijen Israel menunjukkan Mojtaba Khamenei kemungkinan mengalami luka ringan. Hal itu dinilai menjadi salah satu penyebab ketidakhadirannya di depan publik.

Serangan udara pada awal konflik tersebut dilaporkan menargetkan kepemimpinan Iran. Dalam serangan pada 28 Februari, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Televisi pemerintah Iran juga menyebut serangan itu menewaskan ibu, saudara perempuan, dan istri Mojtaba Khamenei.

Dalam siaran televisi pemerintah, pembaca berita menyebut Mojtaba Khamenei sebagai pewaris perjuangan keluarganya yang gugur dalam serangan tersebut.

Baca Juga  Polisi Beraksi, Dua Orang Diduga Penyalahgunaan Narkotika Diamankan di Bener Meriah

“Yang Mulia Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei hari ini adalah pewaris darah ayahnya yang syahid, ibunya yang syahid, saudara perempuannya yang syahid, dan istrinya yang syahid,” ujar pembaca berita dalam siaran tersebut.

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai tokoh garis keras yang memiliki kedekatan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Selama bertahun-tahun ia memimpin kantor ayahnya yang dikenal sebagai beyt dan berperan dalam pengelolaan pemerintahan Iran, meski jarang tampil di ruang publik maupun menyampaikan pidato.

Sumber Reuters menyebut pengangkatannya sebagai pemimpin tertinggi Iran mendapat dukungan kuat dari Garda Revolusi. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

SMA NEGERI IDI RAYEUK TEMBUS FINAL PIALA BUPATI ACEH TIMUR ANTAR SMA 2026

BERANDA

BGN Bentak Hoaks: Program Makan Bergizi Gratis Tidak Dihentikan! Dapur & SPPG Tetap Jalan Penuhi Gizi Anak Bangsa

BERITA

FWJI Kota Tangerang Desak Dugaan Kekerasan terhadap ART yang Libatkan Oknum Jaksa Diusut Transparan

ACEH

Seludupkan Narkotika Sabu 4 Kg di Bandara SIM, 4 Pemuda di Tangkap

ACEH

Dua Terduga Pelanggar Qanun Khalwat Banda Aceh Baru Hadir Setelah Disorot Publik, Proses Hukum Telat Jalan

ACEH

Musisi Aceh Timur Maimunzir Rilis “Gas Beracun”, Suarakan Dampak Dugaan Polusi Industri ke Warga

ACEH

9 Warga Desa Blang Paoh Sa Aceh Timur Terjangkit DBD, 3 Masih Dirawat di RSUD Zubir Mahmud

ACEH

Door to Door, Kapolsek Idi Rayeuk Tebar Kepedulian Lewat Program Jum’at Berkah