Home / BERITA / MANACANEGARA

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:21 WIB

Mojtaba Khamenei Dilaporkan Luka Ringan di Tengah Perang Iran

MEDIALITERASI.ID |TEHERAN — Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka ringan di tengah konflik yang sedang berlangsung. Meski demikian, ia disebut tetap menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara.

Seorang pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters, Rabu, bahwa Mojtaba Khamenei mengalami luka ringan. Informasi tersebut muncul setelah televisi pemerintah Iran menyebutnya sebagai korban luka dalam perang.

Sejak dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran oleh majelis ulama pada Minggu, Mojtaba Khamenei belum terlihat di hadapan publik maupun menyampaikan pernyataan resmi. Sejumlah laporan menyebutkan ia kemungkinan terluka dalam serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat.

Baca Juga  Kemendagri Gelar Upacara HUT ke-80 RI, 381 ASN Terima Satyalancana Karya Satya

Pejabat Iran tidak menjelaskan secara rinci kapan luka tersebut terjadi maupun alasan Khamenei belum menyampaikan pesan kepada publik sejak penunjukannya.

Seorang pejabat senior Israel juga mengatakan kepada Reuters bahwa penilaian intelijen Israel menunjukkan Mojtaba Khamenei kemungkinan mengalami luka ringan. Hal itu dinilai menjadi salah satu penyebab ketidakhadirannya di depan publik.

Serangan udara pada awal konflik tersebut dilaporkan menargetkan kepemimpinan Iran. Dalam serangan pada 28 Februari, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Televisi pemerintah Iran juga menyebut serangan itu menewaskan ibu, saudara perempuan, dan istri Mojtaba Khamenei.

Dalam siaran televisi pemerintah, pembaca berita menyebut Mojtaba Khamenei sebagai pewaris perjuangan keluarganya yang gugur dalam serangan tersebut.

Baca Juga  Kepala BULOG Lampung Bungkam Atas Dugaan Penyimpangan Beras, Ini Penjelasan Ketum PWDPI

“Yang Mulia Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei hari ini adalah pewaris darah ayahnya yang syahid, ibunya yang syahid, saudara perempuannya yang syahid, dan istrinya yang syahid,” ujar pembaca berita dalam siaran tersebut.

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai tokoh garis keras yang memiliki kedekatan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Selama bertahun-tahun ia memimpin kantor ayahnya yang dikenal sebagai beyt dan berperan dalam pengelolaan pemerintahan Iran, meski jarang tampil di ruang publik maupun menyampaikan pidato.

Sumber Reuters menyebut pengangkatannya sebagai pemimpin tertinggi Iran mendapat dukungan kuat dari Garda Revolusi. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Warga dan Kuasa Hukum Gelar Aksi Damai di Polres Metro Bekasi Kota, Tuntut Evaluasi Penanganan Laporan

BERITA

SEKBER Relawan Mualem-DekFadh: Memastikan JKA Tetap Berjalan Di Tengah Keresahan Masyarakat

BERITA

UIA Jadi Mitra Kampus Swasta Pertama dalam Program Pendidikan BI Lhokseumawe

BERITA

PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Tambah Daya, Berlaku 15–28 April 2026

BERITA

Mualem Tegaskan Program JKA Tidak Dihapus, Hanya Diperbarui

BERITA

Pemerintah Buka Rekrutmen 35.476 SDM untuk Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

BERITA

KPK Soroti Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik oleh BGN

BERITA

Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pencemaran Nama Baik