Home / ACEH / BERITA / KESEHATAN

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:36 WIB

Medco E&P Bantu Warga Aceh Timur Pasca-Banjir dengan Layanan Kesehatan

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Terganggunya fasilitas layanan Kesehatan masyarakat akibat bencana banjir di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mendorong PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Medco Foundation, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Timur, UPTD Puskesmas Lokop, dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur menggelar layanan kesehatan bagi warga terdampak, Sabtu (13/12).

Banjir yang melanda wilayah tersebut menyebabkan kerusakan rumah-rumah penduduk dan sejumlah fasilitas umum dan sosial. UPTD Puskesmas Lokop menjadi salah satu fasilitas terdampak cukup parah sehingga layanan kesehatan tidak dapat berjalan optimal. Sejumlah peralatan medis dan obat-obatan dilaporkan hilang terbawa arus banjir.

Baca Juga  IDAI Meminta Menghentikan Semetara Peresepan Obat Sirup

Merespons kondisi tersebut, tim gabungan memberikan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia. Layanan diberikan oleh enam dokter umum dan tujuh dokter spesialis di bawah naungan IDI Cabang Aceh Timur, dengan dukungan bidan dan perawat dari UPTD Puskesmas Lokop serta tenaga medis dari Medco Foundation.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Polisi Subsektor Lokop ini bertujuan memastikan keberlangsungan akses layanan kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.

Kegiatan di Serbajadi ini merupakan bagian dari program Mobile Medical Services yang dijalankan Medco E&P dan Medco Foundation untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdampak bencana, sekaligus mendukung upaya pemulihan kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Bertemu Mualem-Dek Fadh, Presiden Prabowo Titip Salam untuk Rakyat Aceh

General Manager Block A Medco E&P, Tutu Paniji, mengatakan bahwa kegiatan ini bagian dari respons tanggap darurat perusahaan terhadap bencana alam. “Kami berharap layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat Serbajadi yang terdampak banjir, khususnya menjaga kondisi kesehatan pascabencana,” ujarnya.

Menurut dia, kolaborasi lintas fungsi menjadi faktor penting penanganan dampak bencana. “Sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan memungkinkan layanan kesehatan bisa terlaksana dengan baik,” kata Tutu. (**)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Kartini Dikooptasi, Perempuan Ditinggalkan

BERITA

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Sawah Besar, Lima Pelaku Ditangkap

NASIONAL

Pemerintah Dorong Water Taxi di Bali, ASDP Perkuat Integrasi Transportasi Nasional

BERITA

Kunjungi Museum Tsunami, Ridwan Kamil Bagikan Filosofi Desain kepada Arsitek Internasional

BERITA

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

BERITA

Kemala Run 2026 Usung Kampanye “Charity for Indonesia”, Galang Donasi untuk Korban Banjir

BERITA

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

BERITA

Ketua Fraksi NasDem DPRA Dorong Revisi UUPA Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Aceh