MEDIALITERASI.ID |ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah di Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.
Kegiatan yang digelar Panitia Masjid Darul Muhya bersama Forum Kecamatan Kuta Makmur, Selasa (25/8/2026), diperkirakan dihadiri ribuan masyarakat.
Sekretaris Pelaksana Maulid, Rusli, mengatakan peringatan Maulid menghadirkan Tgk. Asnawi Arakundo sebagai penceramah. Dalam tausiah, masyarakat diajak menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasulullah SAW merupakan contoh dan teladan bagi umat. Keteladanan beliau perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rusli.
Menurut Rusli, kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kuta Makmur, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA), Imum Mukim, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW masih akan dilanjutkan dengan tausiah keagamaan pada *Sabtu malam (malam Minggu), 29 Agustus 2026.
Dalam kegiatan malam dakwah tersebut, panitia juga mengagendakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Imum Mukim Kemukiman Blang Ara, **Zulfiandi**, mengatakan peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Maulid ini kita harapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” ujar Zulfiandi.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kepedulian terhadap sesama dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga mengapresiasi agenda santunan kepada anak-anak yatim yang menjadi bagian dari malam dakwah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai sosial yang diajarkan dalam Islam.
“Kepedulian kepada anak-anak yatim harus terus kita jaga. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat,” katanya.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, peringatan Maulid Nabi di Kuta Makmur diharapkan tidak berhenti pada kegiatan keagamaan semata, tetapi juga memberikan dampak sosial melalui penguatan silaturahmi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. (EQ)







