MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN) Kejaksaan Agung memperkuat reformasi birokrasi dengan membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2025.
Langkah ini ditandai dengan verifikasi lapangan dan wawancara Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Senin (25/8). Program ini mendukung visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 sesuai Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.
JAM DATUN memprioritaskan pembenahan enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, sistem manajemen sumber daya manusia aparatur, penguatan akuntabilitas, pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Inovasi unggulan yang diperkenalkan adalah HaloJPN (www.halojpn.id), layanan konsultasi hukum daring gratis dengan batas waktu jawaban 3×24 jam. Hingga Agustus 2025, tercatat 4.360 pemohon memanfaatkan layanan ini.
Selain itu, JAM DATUN mendampingi program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Cetak Sawah, dan Peningkatan Pelayanan Kesehatan. Sejak Mei hingga Juli 2025, tercatat 479 kegiatan pendampingan hukum dengan nilai penyelamatan keuangan negara mencapai Rp1,98 triliun.
Capaian lainnya meliputi penyelamatan keuangan negara semester I 2025 sebesar Rp3,39 triliun, pemulihan keuangan negara Rp3,33 triliun, Indeks Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) 2023 sebesar 75,50 (predikat BB), Survei Kepuasan Masyarakat semester I 2025 dengan skor 3,54 (sangat baik), dan Indeks SPIP tahun 2024 sebesar 3,155 menurut BPKP.
JAM DATUN menegaskan komitmennya mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani demi terwujudnya Indonesia Emas 2045. (H. Ranto)







