Home / OPINI

Rabu, 4 Mei 2022 - 23:40 WIB

Israel Deklarasikan 74 Tahun Kemerdekaan Atau Penjajahan

MANCA NEGARA – Tepat malam tadi pukul 12.00 Waktu Israel setempat Negara dan Warga Israel memperingati kemerdekaan yang ke 74 Tahun, Kamis (5/5/2022)

Yang menarik dari kemerdekaan Israel yang ke 74 ini menuai beragam tanggapan baik yang memberi ucapan selamat dan ada juga yang mempertanyakan mengenai kemerdekaan Israel tersebut.

Terpantau di media sosial Facebook Israel Defense Force merupakan Facebook Angkatan Bersenjata Israel yang melakukan postingan melalui platform sosial media milik nya.

“Tonight in Israel, we go from mourning on Memorial Day to celebrating Independence Day. 74 years of independence of the State of Israel—and this is just the beginning,” tulisan di akun Israel Defence Force.

Hal yang sama juga dibagikan oleh salah satu akun Israel Ministry of Foreign Affairs yang diklaim sebagai akun resmi milik Kementrian luar negeri tersebut juga mendapat berbagai Tanggapan Facebooker yang memiliki akun Samina Ahsan Qazi dengan tulisan 74 tahun pendudukan atau Penjajahan.

Baca Juga  Insinyur Hebat Lahir dari Karakter yang Kuat.

“74 years of occupying”, tulis akun Samina Ahsan Qazi di Facebook kementrian Luar Negeri Israel tersebut.

Israel merupakan sebuah negara di Asia Barat yang dikelilingi Laut Tengah, Lebanon, Suriah, Negara Palestina, Yordania, Mesir dan gurun pasir Sinai. Selain itu dikelilingi pula dua daerah Otoritas Nasional Palestina : Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Merupakan Negara yang paling kontraversional di dunia.

Melansir dari Kompas.com edisi 15 Mei 2021. Sejarah pendirian Negara Israel pada 14 Mei 1948 tepatnya sehari sebelum Mandat Inggris di Palestina Berakhir saat itu.

David Ben Gurion memproklamirkan pendirian Israel 14 Mei 1948. Jauh Sebelumnya pada 2 November 1917 Pemerintah Inggris menetapkan Deklarasi Balfour yang menjanjikan orang Yahudi mendapat tanah di Palestina.

Kekuasaan Inggris yang juga dikenal sebagai Mandat Palestina itu diwarnai dengan kekerasan, yang berujung dibentuknya Komite Investigasi Anglo – Amerika pada 1946.

Hingga akhir Maret 1948, setidaknya 2.000 orang tewas dan 4.000 lainnya terluka akibat berbagai kerusuhan.

Baca Juga  PERCAYA DIRI YANG BERLEBIHAN, AWAL KEGAGALAN DARI SEBUAH PERJUANGAN

Komite ini kemudian menyetujui rekomendasi Amerika Serikat (AS), terkait pemindahan segera 100.000 pengungsi Yahudi di Eropa ke Palestina, dan merekomendasikan tak ada negara Arab atau Yahudi di Palestina.

Tidak dapat terelakkan Perang Arab Israel I bermula setelah David Ben Gurion mendeklarasikan negara Israel, dan sehari kemudian deklarasi perang datang dari Mesir, Suriah, Irak, Lebanon, Jordania, dan Arab Saudi.

Meski mendapat penolakan oleh sejumlah Negara Arab Sejak saat itu, namun Israel terus menerus berseteru dengan negara-negara Arab tetangga, menyebabkan peperangan dan kekerasan yang berlanjut sampai saat ini.

Namun apabila ditinjau dari segi hukum internasional, dua negara yang diakui oleh masyarakat internasional namun dengan batas wilayah yang masih dalam sengketa, dan sebagian besar wilayah sengketa berstatus dibawah okupasi Israel. Dalam hal ini, Israel berada dalam posisi sebagai pelanggar hukum internasional.

Penulis : Endang Kusmadi

Share :

Baca Juga

OPINI

Opini Guru Besar USK: Bendera Bintang Bulan Aceh dan Ujian Kepastian Hukum Negara

OPINI

Waktu Akan Membuktikan: Penjilat Pergi Saat Kepentingan Habis, yang Tulus Tetap Setia

OPINI

Kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam Spektrum dan Lanskap Polri Bersama Masyarakat dan Bhayangkara Negara

EDUKASI

Dari Penilaian ke Asesmen, dari Hukuman ke Disiplin Positif: Menguji Wajah Baru Pendidikan Indonesia

HUKUM

Ketika Klien Bertanya: Memahami Hak dan Peran Advokat dalam Perkara Hukum

OPINI

Untuk Para Pakar Yang Dianggap Goblok, Jangan Pernah Kapok

OPINI

ANALISIS: Dua Gerbang Energi Dunia Terkunci, Indonesia Waspada Krisis Logistik Global

ACEH

Maulid Nabi di Pulo Gajah Mate Meriah dengan Zikir dan Rapai, Tgk. Asnawi Ajak Generasi Muda Teladani Rasulullah SAW