Home / BERITA / NASIONAL

Selasa, 28 April 2026 - 13:59 WIB

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Berlangsung, RS Polri Terima 10 Kantong Jenazah

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri menyatakan proses identifikasi korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api di Bekasi masih berlangsung. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 03.00 WIB, rumah sakit telah menerima 10 kantong jenazah.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban.

“Kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah kecelakaan kereta api di Bekasi,” ujarnya di RS Polri, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan. Dari jumlah tersebut, tujuh keluarga telah melapor ke Posko Antemortem untuk menyampaikan kehilangan anggota keluarganya.

Baca Juga  Pemkab Aceh Utara Tambah Modal Bank Aceh Rp.24,5 M Dari Inbreng Tanah Eks Terminal Lhoksukon

Menurutnya, proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data antemortem dari keluarga dengan data postmortem dari jenazah. Setelah data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan dan menetapkan identitas korban secara resmi.

“Kami bekerja sama dengan tim Pusident Polri, Polda Metro Jaya, Polres, dan Mabes Polri untuk mempercepat proses identifikasi,” jelasnya.

Ia mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan belum melapor agar segera datang ke Posko Antemortem di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri. Keluarga diminta membawa dokumen pendukung, seperti foto korban yang memperlihatkan kondisi gigi, identitas diri, ijazah, atau dokumen lain yang memuat data sidik jari.

Baca Juga  Oliyusman, S.H. Terpilih Sebagai Ketua Bidang PKPA DPD Persadi Jawa Barat

Prima menambahkan, terdapat kendala dalam proses identifikasi karena beberapa jenazah belum dapat dikenali pada pemeriksaan awal sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Secara umum kondisi jenazah masih memungkinkan untuk diidentifikasi, namun ada beberapa yang mengalami kerusakan pada bagian tubuh tertentu sehingga membutuhkan pendalaman,” katanya.

Ia memastikan, hasil identifikasi akan diumumkan secara resmi setelah proses pencocokan data antemortem dan postmortem selesai. (HR)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.088 Personel Amankan Aksi Mahasiswa, Kapolda Tekankan Pendekatan Humanis

ACEH

Pemkab Aceh Timur Juarai Mini Soccer HUT Bhayangkara Ke-80 Piala Kapolres Aceh Timur Cup I

ACEH

Dugaan Korupsi Proyek Mangkrak Aceh Timur, Satgas PPA Minta Kejari Usut Tuntas

ACEH

Ketua TP PKK Bantu Mesin Jahit kepada Siswi Kurang Mampu

ACEH

Al-Farlaky Tinjau Irigasi Rusak di Simpang Ulim, 12 Gampong Terancam Gagal Tanam

BERANDA

KSP Dudung: Dana Talangan Dapur MBG Belum Tentu Diganti, Pemerintah Tata Ulang SPPG

ACEH

Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Timur Layani 127 Warga Binaan Lapas Idi

ACEH

Plt Kadis Pendidikan Bustami, S.Pd., M.Si Buka O2SN Aceh Timur 2026, Ratusan Siswa SD Adu Prestasi di 5 Cabor