
MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Seorang ibu rumah tangga, Ekawati (42), warga Desa Meunasah Kumbang, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius akibat kebakaran rumah yang terjadi pada Rabu malam (10/12/2025).
Korban mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RSUD Cut Meutia, Lhokseumawe, dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (16/12/2025).
Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.15 WIB, saat listrik di desa itu dalam kondisi padam. Informasi ini disampaikan oleh Mira Haryanti (28), adik kandung korban, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Menurut Mira, saat listrik padam, korban menyalakan lampu semprong, yakni lampu minyak tradisional berbahan bakar minyak tanah. Di sekitar lampu tersebut terdapat bahan mudah terbakar yang diduga tersambar percikan api dari sumbu lampu.
“Lampu semprong itu dinyalakan karena mati lampu. Tidak lama kemudian api langsung menyambar dan mengenai tubuh kakak saya,” ujar Mira.
Dalam kondisi panik dan gelap, Ekawati berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari rumah dan melompat ke saluran irigasi di depan rumah untuk memadamkan api yang membakar tubuhnya.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Korban dievakuasi dari irigasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Cut Meutia untuk mendapatkan perawatan lanjutan akibat luka bakar serius.
Akibat kebakaran itu, sebagian rumah korban mengalami kerusakan. Sejumlah perabotan rumah tangga serta barang dagangan milik korban turut hangus terbakar.
Hingga korban meninggal dunia, belum ada pendataan resmi maupun bantuan dari pihak pemerintah gampong, kecamatan, maupun instansi terkait.
Mira Haryanti berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap musibah yang menimpa keluarganya.
“Kakak saya tidak punya apa-apa lagi. Kami sangat berharap ada bantuan, baik untuk biaya pengobatan maupun kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Ekawati diketahui merupakan ibu rumah tangga yang menggantungkan hidup dari usaha kecil. Almarhumah meninggalkan seorang anak laki-laki, sementara suaminya diketahui bekerja di Malaysia.
Jenazah Ekawati dimakamkan di Desa Meunasah Kumbang, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (16/12/2025). (EQ)







