Home / BERITA / HUKUM

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:10 WIB

Haji Uma Fasilitasi Pemulangan 12 TKI Aceh dari Batam ke Kampung Halaman, Juga Dibantu BP3MI Aceh

Medialiterasi.id | BATAM, 22 Juli 2025 – Sebanyak 232 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Johor, Malaysia, tiba BP4MI Batam dan di antar Haji Uma ke Bandara Hang Nadim, Batam. Dari jumlah tersebut, 12 orang merupakan warga asal Aceh yang langsung difasilitasi pemulangannya oleh Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, dengan patungan bersama keluarga hingga ke Kuala Namu, sementara 3 orang lainnya pulang secara mandiri.

Haji Uma secara khusus menuju Batam untuk menjenguk langsung para TKI yang dideportasi dari Johor dan saat ini ditampung sementara di shelter P4MI Batam. Ia meninjau kondisi mereka secara langsung dan memastikan seluruh proses pemulangan berjalan dengan aman, lancar, dan manusiawi.

Sebanyak 12 TKI asal Aceh difasilitasi pemulangannya oleh Haji Uma dari Batam menuju Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, dan selanjutnya ke kampung halaman masing-masing di berbagai daerah di Provinsi Aceh. Haji Uma turut menanggung biaya pemulangan 12 TKI asal Aceh hingga ke kuala Namu Selanjutnya di bantu BP3MI Aceh ke kampung halaman masing-masing.

Baca Juga  Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Patok Batas Tanah Penting untuk Hindari Konflik dan Dukung Penataan Ruang

Kolaborasi dan kerja sama ini kita lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap Warga Aceh di perantauan.

“Saya bersyukur hari ini saudara-saudara kita dari Aceh bisa kembali ke tanah air dan akan segera berkumpul dengan keluarga. Ini adalah bagian dari ikhtiar kemanusiaan yang bisa saya lakukan,” ujar Haji Uma saat memberi keterangan di Bandara Hang Nadim.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkoordinasi dalam proses pemulangan ini, yakni Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru, Kepala P4MI Batam Wahyu Probo Asmoro, Kepala BP2MI Aceh Siti, serta Kepala Kantor DPD RI Perwakilan Batam.

Baca Juga  Inspektur Wilayah I Laksanakan Kegiatan Irwil Aktif Mendengar dan Pendampingan SPIP Pada Sejumlah Satker di Aceh

Dalam pesannya, Haji Uma berharap agar ke depan warga Aceh yang ingin bekerja ke luar negeri dapat menempuh jalur legal dan resmi, seperti melalui lembaga penyalur tenaga kerja (PJTKI) yang diakui pemerintah. Hal ini penting untuk menghindari permasalahan hukum dan perlakuan yang tidak manusiawi di negara tujuan.

“Semoga ini menjadi pengalaman pertama dan terakhir. Jika ingin bekerja ke luar negeri, tempuhlah jalur yang benar dan sesuai aturan agar tidak ada lagi kejadian yang merugikan seperti ini,” tegas Haji Uma.

Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan komitmen Haji Uma dalam membela dan melindungi hak-hak masyarakat Aceh, khususnya para pekerja migran yang kerap berada dalam situasi rentan di luar negeri. Ia juga berharap agar momentum kepulangan ini bisa menjadi awal baru bagi para TKI untuk membangun kehidupan lebih baik di kampung halaman. []

Share :

Baca Juga

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur

ACEH

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?