Home / BERANDA / BERITA / NASIONAL / OLAHRAGA

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:06 WIB

Euforia Finis di Depan Veda Langgeng sampai Moto3 Italia 2026, Pembalap Malaysia Mulai Meresahkan

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Pembalap Malaysia, Hakim Danish, merasa percaya diri untuk bisa tampil apik pada Moto3 Italia 2026 mendatang berdasarkan seri sebelumnya.

Moto3 Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei menjadi panggung pembuktian lainnya bagi konsistensi Hakim Danish dan seluruh timnya.

Andalan MT Helmets-MSI tersebut datang ke balapan ke-7 musim ini dengan rasa percaya diri yang tinggi dari penampilan yang ditunjukkan sebelumnya.

Di GP Catalunya, Danish mampu mengukir hasil terbaik yang didapatkan sejauh ini sejak naik ke kelas Moto3 dengan mendapatkan finis di posisi ke-7. Start dari posisi ke-10, dia bahkan sempat berada di zona podium dengan menduduki urutan ke-2 meski pada akhirnya gagal.

Hasil finis ke-7 di Catalunya yang didapatkan rider 18 tahun itu lebih baik dari Veda Ega Pratama yang mengaspal dengan bendera Indonesia.

Pembalap milik Honda Team Asia tersebut berada tepat di belakang Danish atau di urutan ke-8 saat mengakhiri GP Catalunya. Dengan mengawali start dari posisi ke-20, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut hanya terpaut 0,03 detik saja dari Danish saat finis.

Baca Juga  Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Untuk Danish sendiri, hasil di Catalunya memberikan suntikan motivasi yang besar pada akhir pekan ini dalam seri Moto3 Italia 2026. Rasa percaya diri ini muncul karena Danish menyadari dia memiliki potensi untuk bisa bersaing di barisan depan.

“Penampilan di Catalunya benar-benar memberi saya banyak kepercayaan diri,” kata Danish, dilansir dari laman ZKRacing.

“Hal itu karena saya mampu bersaing di kelompok depan sepanjang balapan,” tuturnya menambahkan.

Terlepas dari hasil akhir yang tak sesuai harapan, Danish mengaku telah mendapatkan banyak pelajaran soal bagaimana mengelola mentalnya saat di baris depan.

Di sisi lain, Danish juga tak menutup mata bahwa dirinya kecewa karena gagal mempertahankan momen podiumnya di sana. Pengalaman ini akan membuat rekan setim Ryusei Yamanaka tersebut bisa tampil kuat pada Moto3 Italia 2026 akhir pekan ini.

Baca Juga  Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

“Saya banyak belajar, terutama bagaimana mengendalikan kecepatan balapan saat berada di depan,” ucap Danish.

“Tentu saja saya sedikit kecewa karena gagal meraih podium karena kesalahan kecil di lap terakhir.” “Tetapi saya menganggapnya sebagai pengalaman berharga untuk terus meningkatkan diri,” imbuhnya.

Poin di Catalunya ini menjadi bukti Danish tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai salah satu rookie atau pembalap pemula pada Moto3 2026. Pasalnya, dia selalu berhasil membawa pulang poin sejak dari ke-2 yang digelar di Brasil.

Satu-satunya kegagalan Danish dalam mengamankan angka terjadi pada seri pembuka di Thailand di mana saat itu dia finis di urutan ke-18. (AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

Langkah Solidaritas, Norwegia Akan Donasikan Bonus Piala Dunia 2026 ke Warga Palestina

ACEH

Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Penganiayaan Pelajar di Aceh Timur, Proses Hukum Tunggu Bapas

ACEH

Antar Langsung ke Dayah, Ketua PKK Aceh Timur Pastikan Korban Kekerasan Dapat Perlindungan Penuh

ACEH

Bupati Aceh Timur Terbitkan Teguran Keras: Pelaku Usaha Dilarang Buang Sampah Sembarangan

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai