Home / BERITA / EDUKASI

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:36 WIB

Dosen Unimed Dorong PKK Tanjung Rejo Ubah Sampah Dapur Jadi Pupuk Bernilai Jual

Photo Bersama Dosen dan Peserta Setelah Acara Kegiatan Berlangsung Medan 30/04/25

Medan — Universitas Negeri Medan (UNIMED) terus menunjukkan komitmennya dalam menjawab persoalan lingkungan melalui aksi nyata. Kali ini, tim dosen dan mahasiswa UNIMED turun langsung ke tengah masyarakat Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, dengan menggelar pelatihan pengelolaan sampah organik rumah tangga berbasis teknologi sederhana, Rabu (30/4).

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Wadah Bertingkat” ini melibatkan ibu-ibu PKK setempat sebagai peserta utama. Pelatihan dipimpin oleh Sabani, S.Pd., M.Si., selaku ketua tim pengabdian, bersama para dosen anggota seperti Tariza Fairuz, M.Pd., Larasati Arum Utami, M.Si., Sri Aningsih, M.Si., Shofia Ummi, M.Pd., serta sejumlah mahasiswa UNIMED.

Baca Juga  Pendidik Harus Memahami Landasan Filsafat Pendidikan

“Permasalahan sampah organik rumah tangga bukan sekadar urusan kebersihan, tapi juga bisa menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan benar,” ujar Sabani saat membuka kegiatan. Ia menambahkan, melalui metode wadah bertingkat, limbah dapur bisa diolah menjadi pupuk cair yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus memiliki potensi nilai jual.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan dibuka langsung oleh Ibu Lurah Tanjung Rejo, Ny. Reggi Sandra Harahap, S.E., yang juga menjabat sebagai Ketua PKK. “Kami sangat mendukung inisiatif ini dan berharap dapat menjadi gerakan bersama yang terus berlanjut,” katanya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Larasati Arum Utami, M.Si., yang memaparkan cara kerja pengolahan sampah organik dengan teknik sederhana namun efektif. Sesi praktik menjadi momen yang paling ditunggu, saat para ibu langsung mencoba mengolah sampah dapur menjadi pupuk cair di bawah bimbingan tim.

Baca Juga  Ketika Jalan Terputus, Pengabdian Tak Pernah Padam

“Biasanya kami buang saja sampah dapur, ternyata bisa dibuat pupuk cair untuk tanaman. Ini sangat bermanfaat,” ungkap Nuraini, salah satu peserta pelatihan dengan penuh semangat.

Kegiatan ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan harapan agar pelatihan ini mampu membangun kesadaran dan kebiasaan baru di tengah masyarakat. UNIMED berharap inisiatif ini dapat menjadi model pengelolaan sampah skala rumah tangga yang inspiratif dan berkelanjutan. [JA]

 

Share :

Baca Juga

ACEH

Demo Rusuh di Kantor PT Bumi Aceh Timur, Massa Tahan Manajer dan Desak Pembebasan Hasanudin

EDUKASI

Pendidikan Indonesia: Masih Fair atau Sudah Menuju Good?

ACEH

Pasca Banjir Bandang-Longsor, Warga Aceh Desak Pemerintah Segera Realisasikan Dana Pemulihan 2026

ACEH

Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

ACEH

Wabup Aceh Timur Lepas Kontingen Jambore Nasional XII ke Jakarta.

BERITA

Diduga Modus “Ghibah Akar Rumput”, Anggaran Keterbukaan Informasi Publik Disorot

BERANDA

995 Pucuk Senjata Api, Narkoba, dan CD Porno Ditemukan di Ruang Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel

ACEH

BUNDA GURU PGRI ACEH TIMUR SALURKAN BANTUAN UNTUK 309 GURU KORBAN BANJIR DI 3 KECAMATAN