Home / BERITA

Rabu, 29 Juni 2022 - 15:12 WIB

BNN Musnahkan 6 Hektar Ladang Ganja Di Sawang

Tim BNN dan personel gabungan mencabut tanaman ganja dan dibakar dalam operasi pemusnahan enam hektare ladang ganja di Sawang, Aceh Utara. Foto: Dok. BNN

ACEH UTARA – Tim Gabungan Badan Narkoba Nasional (BNN) RI memusnahkan 6 Hektare (ha) ladang ganja siap panen di dua lokasi di Desa Teupin Reusep dan Desa Blang Manyak, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (28/06/2022)

Ladang ganja yang berada di dua lokasi tersebut di temukan oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Badan Informasi Geopasial (BIG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Minggu Juni 2022.

Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengatakan, ladang ganja seluas 6 Hektar yang berada pada ketinggian 217 MDPL dan 50 MDPL ditemukan tim BNN pada hari Minggu, 19 Juni 2022. Kemudian BNN menggelar pemusnahan ladang ganja tersebut pada Selasa (28/6/2022), sebagai wujud nyata dalam memerangi narkoba.

Baca Juga  RTA Aceh Utara Dukung dan Apresiasi Pj Bupati Aceh Utara Bangun Badan Narkotika Nasional Kabupaten

“Tanaman ganja dimusnahkan dengan cara dicabut dan dibakar. Pemusnahan ladang ganja ini bertepatan dengan hari antinarkotika internasional dan sebagai wujud nyata BNN dalam memerangi narkoba,” katanya.

Operasi gabungan yang melibatkan 147 personel terdiri dari BNN, TNI, Polri Satpol PP, Kejaksaan, Dinas Pertanian dan instansi terkait lainnya. Dalam penggerebekan lahan yang ditanami ganja tersebut, petugas tidak menemukan pemilik ladang maupun penanamnya. BNN menduga tanaman tersebut ditanam oleh warga sekitar.

“Tim gabungan memusnahkan 15 ribu batang ganja ditemukan di lokasi pertama dan 5 ribu batang lagi di lokasi kedua. Diperkirakan 10 ton ganja di musnahkan dengan cara dibakar”, papar Roy.

Baca Juga  Ketua DPRK Resmi Tutup Turnamen Futsal HIMAKMUR CUP 1

Lebih lanjut Roy mengatakan, BNN saat ini tengah menggencarkan Program Grand Design Alternative Development (GDAD) dengan tujuan masyarakat dapat beralih dari bertani tanaman ilegal (ganja) dengan menanam tanaman yang memiliki nilai ekonomi, sehingga dapat menurunkan produksi ganja di Provinsi Aceh.

Roy mengatakan, pemberantasan narkoba di Indonesia akan tercapai apabila bekerja cepat dan kerja hebat dalam penanggulangan narkoba terealisasikan dengan baik dan nyata, pungkas nya.

Reporter : Ek | Photo : BNN | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 2 Kg Ganja di Depok, Satu Tersangka Diamankan

BERITA

Program Broh Jeut Keu Peng Resmi Berjalan, Pemkot Lhokseumawe Operasikan Mesin Pengolahan Sampah

BERITA

Ketum AWDI Serahkan Mandat Pembentukan DPW AWDI Provinsi Bali pada Momentum HPN 2026

BERITA

Aliansi Pemuda dan Pers Soroti Penanganan Pascabanjir di Pidie Jaya

ACEH

Medco EP Malaka Beri Dukungan Psikososial bagi Anak Terdampak Banjir di Aceh Timur

BERITA

Wakapolres Metro Tangerang Kota Hadiri Peringatan HPN 2026 Bersama Insan Pers

ACEH

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Peresmian Huntara dan Penyerahan Dana Tunggu Hunian

ACEH

Guru PAUD Peunaron Aceh Timur Tingkatkan Kompetensi dengan Deep Learning