Home / OPINI

Senin, 13 Januari 2025 - 00:04 WIB

Belajar dari Kebakaran di LA : Pemerintah Indonesia Waspada Terhadap Alam Indonesia

Photo : Kondisi Kebakaran di Los Angeles

Penulis : Prof KH Sutan Nasomal SH,MH

OPINI – Sebuah Negara Bagian yang berpenduduk 3.898.747 atau luas kota LA sekitaran 121.385,0 km2 kini menghadapi musibah Bencana Alam Kebakaran yang tidak di sangka sangka.

Kebakaran seluas 36.000 hektar melumpuhkan kota LA dan para pengungsi berjumlah 200.000 penduduk mencari tempat aman. Kondisi kota LA banyak terjadi penjarahan sehingga keamanan tidak lagi terjamin.

Kemungkinan dampak dari kebakaran yang sangat luas ini bisa terjadi kelaparan dan tingkat kriminal tinggi.

Prof KH Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI Bapak Jendral H. Prabowo Subianto agar mengevaluasi 10 tahun kebelakang. Banyak wilayah di NKRI yang mudah terjadi kebakaran karena memiliki hutan gambut kering yang luas. Baik di Sumatera atau Kalimantan serta Papua. Di beberapa kepulauan juga seperti NTB & NTT juga memiliki savana atau padang rumput yang luas.
Kebanyakan berada diwilayah yang kering serta sumber air yang minim.

Baca Juga  Pilkada Itu Peristiwa Politik Sesaat, Maka Awasilah Dengan Serius ; Pesan Untuk Bawaslu, Panwaslih, Panwascam

Maka perlu Bapak Presiden RI tegas kepada POLRI & TNI bertanggung jawab bila terjadi kebakaran hutan serta mampu mengatasi diwilayah kerjanya.

Pemerintah pusat tidak mau ada pembalakan liar serta merusak hutan dengan dibebaskannya Ilegal Loging.
Pemerintah pusat meminta agar daerah perkebunan sawit tidak boleh kekurangan air karena gambut kering sangat mudah terbakar.

Dampak kebakaran yang luas akan memiskinkan Masyarakat serta merugikan Negara menurut Prof KH Sutan Nasomal SH,MH.
Indonesia harus memiliki kemampuan tekhnologi yang maju untuk mengatasi kebakaran hutan. POLRI & TNI harus menjaga sumber sumber air di wilayah perkebunan serta hutan.

Baca Juga  Dukungan Swasembada Pangan, Polres Lhokseumawe Gelar Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar

Ketahanan Keamanan Negara harus kuat. Maka para Inteligen Negara harus tanggap memperhatikan NKRI agar tidak terjadi bencana alam.
270 juta lebih Masyarakat Indonesia meminta Cakap serta Tanggap Pemerintah pusat dengan kondisi NKRI yang banyak terjadi bencana alam. Agar tidak terjadi krisis dan kemiskinan bertambah meluas dimasyarakat

Sebuah pembelajaran yang sangat jelas dari peristiwa di LA amerika. Kerugian mencapai hingga US$150 miliar atau sekitar Rp2.430 triliun dan akan terus bertambah.

Semoga hal ini tidak akan terjadi pada masa depan Indonesia.

Prof KH Sutan Nasomal SH,MH

Share :

Baca Juga

OPINI

Menjemput Nakhoda Baru Unimal: Meritokrasi Akademik dan Ujian Integritas Kepemimpinan

OPINI

“Jangan Jual Aqidah Demi Nafkah”: Ajaran Agama Kita Ingatkan Pentingnya Memilih Pekerjaan Halal

OPINI

Merdeka dari Krisis Soft Skills: Menyiapkan SDM Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur

OPINI

Perdamaian Harus Menjadi Energi Positif: Mendorong Aceh Menuju Kesejahteraan, Kemandirian, dan Kedaulatan Ekonomi

OPINI

Gas Aceh, Kita Dapat Apa? Antara Potensi Raksasa dan Realitas Warga yang Masih Gelap

OPINI

Likuidasi Jiwasraya Selesai, Publik Tanya: Rekomendasi Siapa dan Bagaimana Nasib Asabri?

OPINI

26 Tahun Bumi Flora: Ketika Kursi Kekuasaan Mengubur Konflik Agraria Aceh Timur

EDUKASI

Pendidikan Indonesia: Masih Fair atau Sudah Menuju Good?