Medialiterasi.id | Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky melakukan sidak langsung ke lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Kabu, Kecamatan Peureulak Barat, Kamis (27/8/2026). Ia memastikan kualitas rumah bagi penyintas banjir benar-benar layak huni sebelum diserahterimakan.
Kunjungan itu menyasar dua unit Huntap percontohan yang dibangun dua penyedia jasa berbeda. Rumah-rumah tersebut merupakan bagian dari program besar pembangunan 2.033 unit Huntap untuk korban banjir di seluruh Kabupaten Aceh Timur.
“Kami sedang meninjau Huntap di beberapa lokasi di Aceh Timur. Ada beberapa pelaksana yang membangun rumah Huntap, dan kami meminta agar dibangun rumah percontohan terlebih dahulu, salah satunya seperti yang kami tinjau ini,” kata Al-Farlaky di lokasi.
Dalam peninjauan, bupati memeriksa detail konstruksi mulai dari kualitas beton, kerapian pengerjaan, plafon, kamar, hingga plesteran dinding. Huntap di Desa Kabu dirancang dengan mekanisme tahan bencana agar tetap kokoh saat gempa maupun banjir.
Hasil pengecekan di lapangan menemukan sejumlah kekurangan yang belum sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Bupati langsung memerintahkan kontraktor melakukan perbaikan.
Perbaikan itu wajib dilakukan menyusul adanya penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Nilai pembangunan per unit naik dari Rp60 juta menjadi Rp70 juta.
“Dengan penambahan anggaran tersebut, maka setiap rumah wajib dipasangi keramik serta ditambahkan satu unit WC di luar bangunan,” tegasnya.
Al-Farlaky juga menegaskan tidak akan mentolerir pengerjaan asal-asalan. Setelah seluruh pembangunan rampung, Pemkab akan membentuk tim teknis untuk audit menyeluruh.
“Jika ditemukan bangunan yang tidak sesuai spesifikasi atau masih memiliki kekurangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tidak akan menandatangani pencairan anggaran bagi kontraktor yang bersangkutan,” ujarnya.
Langkah itu disebutnya sebagai komitmen Pemkab menjaga kualitas hunian bagi warga terdampak bencana, sekaligus memastikan anggaran negara digunakan tepat sasaran dan berkualitas.
Sebelumnya, desain dan spesifikasi teknis Huntap telah dipresentasikan para penyedia jasa kepada Pemkab Aceh Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (*)







