MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kembali melakukan penyegaran birokrasi. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Kepala Sekolah dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas di Pendopo Bupati Aceh Timur, Jumat (31/7/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Bukan Seremonial, Tapi Amanah
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik, menghadirkan inovasi, dan memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia meminta para pejabat baru bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Sekolah Harus Cetak Generasi Berkarakter
Kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.
“Bangun budaya belajar yang positif, tingkatkan kualitas tenaga pendidik, dan ciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi peserta didik. Pendidikan yang berkualitas akan menjadi fondasi utama kemajuan Aceh Timur,” kata Al-Farlaky.
Sekolah, menurutnya, harus menjadi tempat mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Puskesmas Jadi Garda Terdepan Kesehatan
Sementara kepada para Kepala UPTD Puskesmas, Bupati menekankan peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan humanis.
“Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membedakan siapa pun. Layani dengan disiplin, profesional, dan penuh empati sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin meningkat,” tegasnya.
Bupati menyebut sektor pendidikan dan kesehatan sebagai dua pilar utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, pejabat yang memimpin kedua sektor tersebut dituntut bekerja maksimal dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan penandatanganan berita acara serta foto bersama.(Red/Sam)







