Home / BERANDA

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:58 WIB

FBI Kembalikan Artefak Budaya Papua, Prabowo Perkuat Kerja Sama Pelindungan Warisan Indonesia

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA  – Presiden Prabowo Subianto menerima pengembalian sejumlah artefak budaya Indonesia dari Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, dalam pertemuan di kediaman Presiden di Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat dalam upaya repatriasi benda-benda budaya yang diselundupkan secara ilegal ke luar negeri.

Pengembalian artefak dilakukan dalam kunjungan kehormatan Direktur FBI kepada Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut juga membahas kerja sama kedua negara dalam pelindungan dan pemulihan warisan budaya Indonesia.

Baca Juga  Indra Iskandar Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Kelengkapan Rumah Jabatan Anggota DPR

Menteri Kebudayaan Fadli Zon, didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mengatakan artefak tersebut diserahkan langsung oleh Direktur FBI kepada Presiden Prabowo sebagai wujud kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan FBI.

“Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya repatriasi artefak budaya Indonesia yang sebelumnya dibawa keluar negeri secara ilegal,” ujar Fadli Zon.

Artefak yang dikembalikan berasal dari Papua dan merupakan warisan budaya masyarakat suku Dani, suku Asmat, serta masyarakat di kawasan Danau Sentani. Benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah, budaya, dan identitas yang tinggi bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga  DEMA Fakultas Syariah Se-Indonesia Lakukan Kongres Perdana

Menurut Fadli, FBI telah beberapa kali membantu Pemerintah Indonesia mengembalikan berbagai benda cagar budaya yang dicuri dan diperdagangkan secara ilegal, termasuk arca-arca perunggu serta artefak dari sejumlah situs bersejarah.

Ia menegaskan, pengembalian artefak tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memulihkan kedaulatan budaya nasional sekaligus melindungi warisan sejarah bangsa dari perdagangan ilegal.

Seluruh artefak yang telah direpatriasi nantinya akan dipamerkan di Museum Nasional agar dapat dipelajari dan dinikmati oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah dan budaya Indonesia. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Prabowo Kerahkan Seluruh Kementerian, TNI, dan Polri Perkuat Koperasi Merah Putih hingga ke Desa

BERANDA

Asisten I Setda Gayo Lues Mundur Usai Polemik Konten Flexing Sang Anak

BERANDA

Medco EP Malaka Bantu Siapkan Lapangan HUT RI ke-81 di Aceh Timur

ACEH

Masuk DPO Kasus Penganiayaan Anak, EDS Serahkan Diri ke Polres Aceh Tengah

ACEH

Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Bupati Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev  Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru