![]()
MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri memberikan insentif fiskal senilai miliaran rupiah kepada pemerintah daerah di regional Kalimantan yang dinilai berprestasi dalam tata kelola pemerintahan.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang menunjukkan kinerja nyata dalam sejumlah sektor strategis pemerintahan daerah.
“Jangan sampai kita menggeneralisasikan bahwa semua kepala daerah buruk. Penghargaan ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah juga yang bagus dan berprestasi,” ujar Tito Karnavian dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, penghargaan terbagi dalam empat kategori utama, yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, entrepreneur government atau creative financing, serta pengendalian inflasi daerah.
Menurut Tito, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran insentif fiskal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang keuangan daerah.
Dalam skema penghargaan tersebut, juara pertama pada masing-masing kategori memperoleh insentif sebesar Rp3 miliar, juara kedua Rp2 miliar, dan juara ketiga Rp1 miliar. Dana tersebut bersumber dari anggaran Kemendagri.
Tito menegaskan, proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional. Dalam pelaksanaannya, Kemendagri menggandeng Tempo Media Group guna memastikan validitas penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah.
Dengan mekanisme tersebut, penerima penghargaan dipastikan merupakan daerah yang memiliki capaian kinerja positif dan terukur.
Penghargaan bertajuk “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan” itu digelar pada Rabu (5/5/2026) sebagai bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang dinilai berhasil menjalankan pemerintahan di tengah berbagai tantangan daerah.
Program penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian apresiasi nasional yang dibagi ke dalam enam regional di Indonesia, meliputi Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua. (Geubrina)







