![]()
MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Marzuki Ali Basyah, mengimbau seluruh pihak untuk menghargai kerja keras Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam membangun Aceh.
“Hargai Mualem yang bekerja keras membangun Aceh,” kata Kapolda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (6/5/2026).
Menurut Kapolda, selama ini Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem kerap bolak-balik ke Jakarta guna mencari dukungan dan bantuan untuk pembangunan Aceh.
“Hargai Mualem. Kalian hanya tahu Mualem tidak ada di Aceh. Saya tahu perjalanan Gubernur, ia berupaya keras mencari bantuan untuk membangun Aceh. Seperti orang ke sana kemari di Jakarta, itu semua dilakukannya untuk Aceh,” ujar Marzuki.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Aceh. Dalam kunjungan itu, Kapolda didampingi Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol Said Anna Fauza, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana, serta sejumlah penyidik dari Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh.
Kedatangan rombongan disambut Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun bersama Asisten III Setda Aceh Dr. A. Murtala, Kabiro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat, serta Juru Bicara Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman dan Dr. Nurlis Effendi.
Kapolda menilai, upaya keras gubernur dalam memperjuangkan pembangunan Aceh seharusnya diimbangi dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Semestinya, ketika Mualem sedang mengerahkan daya upaya untuk membangun Aceh sampai bolak-balik Jakarta, diimbangi dengan kerja-kerja yang mendukungnya, bukan malah membuat sesuatu yang terkesan tidak menghargainya,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan Aceh melalui stabilitas keamanan dan penegakan hukum.
“Saya, sesuai dengan kapasitas saya, berusaha membantunya di sektor kamtibmas dan penegakan hukum. Kami berusaha menciptakan keamanan dan kenyamanan. Semua pihak harusnya ikut menciptakan kenyamanan di Aceh,” ujarnya.
Selain itu, Kapolda menyebut upaya penanaman nilai-nilai kearifan lokal di lingkungan Polda Aceh hingga jajaran Polres merupakan bagian dari upaya mengangkat harkat dan martabat Aceh.
“Kita sama-sama mendukung pembangunan Aceh yang saat ini sedang dijalankan oleh Gubernur Mualem dan Wakil Gubernur Dek Fadh,” katanya.
Kapolda Aceh juga menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai bentuk provokasi yang dinilai dapat menghambat pembangunan di Aceh. (EQ)







