MEDIALITERASI.ID, Kota Jantho (07/04) — Upaya mendorong transformasi ekonomi masyarakat transmigrasi berbasis digital mulai digencarkan di Kawasan Transmigrasi Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Kementerian Transmigrasi melalui Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru menggelar Pelatihan Digital Marketing sebagai langkah strategis memperluas akses pasar produk lokal.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil, di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Besar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguasaan pemasaran digital kini menjadi kebutuhan mendasar bagi pelaku usaha, termasuk masyarakat transmigrasi.
“Digital marketing bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Produk lokal Jantho memiliki potensi besar, dan melalui platform digital, jangkauan pasarnya dapat menembus batas wilayah,” ujar Bahrul Jamil.
Menurutnya, Kawasan Transmigrasi Jantho menyimpan beragam potensi unggulan yang selama ini belum sepenuhnya teroptimalkan akibat keterbatasan akses pasar. Dengan pemanfaatan teknologi digital, produk-produk lokal diharapkan mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat transmigrasi.
Pelatihan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 7 hingga 13 April 2026 ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari tujuh gampong di Kawasan Transmigrasi Jantho. Kegiatan ini dirancang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam memanfaatkan berbagai platform digital untuk pemasaran produk.
Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran digital, penguatan branding produk, pembuatan konten kreatif, legalitas usaha dan produk serta optimalisasi penggunaan media sosial dan marketplace. Peserta juga dibekali pemahaman dasar terkait legalitas usaha guna mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan pembukaan antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Besar, Rahmawati, Sekretaris Bappeda Kabupaten Aceh Besar, Abdul Mukti, Kepala BPPMT Pekanbaru yang diwakili oleh Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya, Orchida Indahwaty, Pendamping Proses Produk Halal (P3H) LP3H Yayasan Matahari, Bobby Denil Lesmana dan perwakilan beberapa OPD yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Kabupaten Aceh Besar, Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Aceh Besar, serta Camat Kecamatan Kota Jantho.
Melalui pelatihan ini, masyarakat transmigrasi diharapkan tidak hanya mampu memasarkan produk secara digital, tetapi juga bertransformasi menjadi pelaku usaha yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.







