Home / BERITA / LIFESTYLE

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:11 WIB

Perkuat SDM dari Dalam Negeri, Ning Lia Kritik Pemborosan Studi Luar Negeri

SURABAYA | MEDIALITERASI.ID Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak selalu identik dengan biaya mahal, apalagi harus ditempuh di luar negeri.

Ia mempertanyakan efektivitas penggunaan dana negara untuk membiayai studi luar negeri dalam jumlah besar, jika hasilnya belum tentu lebih berdampak dibanding lulusan perguruan tinggi dalam negeri.

“Buat apa uang negara habis banyak untuk luar negeri, sementara alumni dalam negeri juga banyak yang berhasil menjadi tokoh bangsa?” ujarnya.

Ning Lia memaparkan, perjalanan akademiknya dari jenjang sarjana hingga doktoral ditempuh dengan biaya relatif terjangkau. Saat menempuh S1 di IAIN, Universitas Airlangga, dan STID Taruna, total biaya kuliah per semester disebut tidak sampai Rp1,5 juta.

Baca Juga  Ironi Penegakan Hukum di Sumenep: Anak Jadi Korban, Ayah Jurnalis Diintimidasi Aparat

Bahkan ketika menyusun skripsi, ia bekerja untuk membantu membiayai pendidikannya sendiri.

Untuk jenjang S2, Lia memperoleh beasiswa dalam negeri, sedangkan saat menempuh S3 ia mendapatkan bantuan BPP selama satu tahun. Secara keseluruhan, dana pribadi yang ia keluarkan hingga meraih gelar doktor diperkirakan sekitar Rp30 juta.

“Kalau niat belajar, tidak harus mahal. Jangan sampai pendidikan menjadi ajang gengsi. Yang terpenting adalah kebermanfaatannya bagi masyarakat,” tegasnya

Menurutnya, kebijakan pendidikan nasional seharusnya lebih diarahkan pada penguatan perguruan tinggi dalam negeri agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama generasi muda.

Baca Juga  Pesan Suara Jurnalis di Sorot : Dugaan Distribusi Bantuan Banjir di Lokop Aceh Timur Belum Merata

Ia meyakini kualitas sumber daya manusia Indonesia dapat dibangun tanpa harus selalu bergantung pada pendidikan luar negeri.

“Pendidikan itu soal proses dan keberkahan. Kalau dalam negeri mampu, kenapa harus selalu ke luar?” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

CCTV Ungkap Kasus Tewasnya WNA Brunei di Kebayoran Baru

BERITA

Bareskrim Polri dan Kemenhut Tindak Empat WNA China Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

ACEH

KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi