Home / BERANDA / BERITA / HUKUM / NASIONAL / POLITIK

Senin, 25 Mei 2026 - 17:50 WIB

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

MEDIALITERASI.ID | TANGERANG – Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengecam keras penahanan 9 warga negara Indonesia oleh Israel saat hendak mengirim bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Ia menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran hukum internasional yang tidak bisa dibiarkan.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono saat menyambut kepulangan 9 WNI relawan Global Sumud Flotilla di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu 24 Mei 2026. Para relawan sebelumnya diintersepsi, ditahan, dan sempat dipenjara di Israel.

“Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Palestina. Kami juga menyampaikan kecaman ini di DK PBB pada 21 Mei lalu,” ujar Sugiono.

Baca Juga  Kader PKS Minta Makhyar Dicopot Sebagai Ketua PKS Aceh

Ia menegaskan pemerintah Indonesia tidak dapat menerima tindakan terhadap warga sipil yang membawa bantuan kemanusiaan. “Ini merupakan suatu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Selama masa penahanan, para relawan melaporkan mengalami intimidasi dan penyiksaan fisik. Sugiono memastikan korban yang mengalami trauma fisik akan segera mendapat penanganan medis lanjutan.

Sembilan WNI yang dipulangkan berkat diplomasi Indonesia dan bantuan sejumlah negara, terutama Turki, terdiri dari jurnalis dan aktivis kemanusiaan. Mereka adalah Bambang Noroyono, Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho, Rahendro Herubowo, Andi Angga Prasadewa, Herman Budianto Sudarno, Ronggo Wirosanu, Hendro Prasetyo, dan Asad Aras Muhammad.

Baca Juga  Sorot Anggaran Daerah, KPK Surati Seluruh Bupati di Aceh Minta 9 Jenis Data

Global Sumud Flotilla merupakan misi kapal sipil internasional yang berupaya menembus blokade Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menyampaikan protes resmi di Dewan Keamanan PBB terkait perlakuan terhadap relawan tersebut. (AYD)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Kepri Kembali Gerebek Kampung Aceh, 114 Orang Diamankan untuk Pemeriksaan

BERITA

Kajari Luwu Timur Tegaskan Tak Akan Mundur Usut Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Vale

BERANDA

Aparat TNI Minta Turunkan Bendera Bintang Bulan di Maulid Aceh Timur, Publik Soroti Kalimat ‘Nanti Saya yang Kena’

BERANDA

Rubio: AS Tak Wajib Lindungi Dunia Selamanya, PM Spanyol Balas: Siapa Suruh Serang Iran?

BERANDA

Kabut Asap Makin Parah, 63 Sekolah di Bintulu dan Tatau Ditutup Hingga 11 September

ACEH

Wacana Provinsi Samudera Pase Menguat, Warga Utara-Timur Aceh Dorong Pemerataan Pembangunan

BERITA

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

OPINI

21 Tahun Damai Aceh: Perang Senjata Berhenti, Perang Anggaran Belum Usai