Home / BERITA

Senin, 15 September 2025 - 17:46 WIB

DPRK Aceh Utara Dukung Pelindo Regional 1 Lhokseumawe Jadi Gerbang Ekonomi Baru

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara menyatakan dukungan penuh kepada Pelindo Regional 1 Lhokseumawe dalam mewujudkan rute pelayaran internasional Penang (Malaysia) – Lhokseumawe (Indonesia). Dukungan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja lintas komisi DPRK Aceh Utara ke kantor Pelindo Regional 1 Lhokseumawe, Senin (15/09/2025).

Kunjungan yang tergabung dalam Forum Bersama DPRK Aceh Utara Bagian Barat ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meninjau kesiapan pelabuhan menghadapi pembukaan rute internasional. Rangkaian kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan rapat bersama, dilanjutkan peninjauan dermaga, terminal penumpang, serta tangki Crude Palm Oil (CPO) milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Agenda berakhir pukul 13.15 WIB.

Ketua Forum Bersama DPRK Aceh Utara Dapil IV, Abuzar (Partai Golkar), menegaskan bahwa pelabuhan Lhokseumawe memiliki nilai strategis bagi perekonomian daerah.
“Rute internasional Penang–Lhokseumawe bukan sekadar jalur transportasi, tetapi pintu gerbang ekonomi baru bagi Aceh Utara. Kami siap mengawal dan mendukung penuh agar Pelindo mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pelindo Catat Lonjakan Kinerja, Sumbang Dorongan Baru untuk Ekonomi Nasional

Selain Abuzar, turut hadir anggota DPRK Saifunnizar (Partai SIRA), Kamal Reza (Partai NasDem), dan M. Jafar (Partai Demokrat). Dari pihak Pelindo, hadir Deputy Branch Manager Pendukung Operasi Mildawaty Noer, Deputy Branch Manager Operasi dan Teknik Taufik Rahmat Nasution, serta staf Humas Khairul Iman bersama jajaran Kepolisian KP3.

Mildawaty Noer menyambut baik dukungan legislatif daerah. “Kunjungan ini menjadi energi positif. Sinergi dan kolaborasi penting untuk memastikan kesiapan pelabuhan menyambut rute internasional,” katanya.

Baca Juga  Medco EP Malaka Kerahkan Puluhan Alat Berat, Pulihkan Akses Mobilitas 31 Desa Pascabanjir di Aceh Timur

Sementara itu, Taufik Rahmat Nasution menekankan peningkatan layanan dan aspek teknis. “Kami berkomitmen menjaga standar operasional terbaik agar pelabuhan Lhokseumawe siap menjadi simpul logistik strategis,” jelasnya.

Pembukaan jalur internasional Penang–Lhokseumawe diharapkan menjadi momentum baru kebangkitan ekonomi Aceh Utara. Kehadiran rute tersebut diyakini mampu meningkatkan arus perdagangan, investasi, pariwisata, sekaligus membuka lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat.

Konsolidasi antara DPRK Aceh Utara dan Pelindo Regional 1 Lhokseumawe menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan politik legislatif dan kesiapan teknis BUMN kepelabuhanan, Aceh Utara optimistis menjadikan Lhokseumawe sebagai pintu gerbang ekonomi baru di kawasan utara Aceh. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polisi Amankan Pria Asal Aceh Utara dengan Ratusan Obat Terlarang di Tanjung Priok

ACEH

Kepala Sekretariat BMA Tegaskan Tak Ada Pungutan Biaya, Masyarakat Diminta Lapor Jika Temukan Praktik Percaloan

BERITA

KJRI Jeddah Konfirmasi Penangkapan 7 WNI Terkait Promosi Haji Ilegal

BERITA

Enam Pelajar Bakar Pos Polisi di Bandung, Polisi Ungkap Pengaruh Obat Keras

BERITA

Rutan Surakarta Raih Peringkat 1 Nasional, Jadi Role Model Pemasyarakatan Modern

BERITA

Pemerintah Ratifikasi ILO 188 di Hari Buruh 2026, Perlindungan Awak Kapal Perikanan Diperkuat

BERITA

Kapolda Jabar Pimpin Pengamanan May Day, Polisi Tindak Kelompok Anarkis di Bandung

BERITA

Transportasi Laut Sumenep Menguat, Penumpang Puji Layanan KMP DBS III