MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara menyatakan dukungan penuh kepada Pelindo Regional 1 Lhokseumawe dalam mewujudkan rute pelayaran internasional Penang (Malaysia) – Lhokseumawe (Indonesia). Dukungan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja lintas komisi DPRK Aceh Utara ke kantor Pelindo Regional 1 Lhokseumawe, Senin (15/09/2025).
Kunjungan yang tergabung dalam Forum Bersama DPRK Aceh Utara Bagian Barat ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meninjau kesiapan pelabuhan menghadapi pembukaan rute internasional. Rangkaian kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan rapat bersama, dilanjutkan peninjauan dermaga, terminal penumpang, serta tangki Crude Palm Oil (CPO) milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Agenda berakhir pukul 13.15 WIB.
Ketua Forum Bersama DPRK Aceh Utara Dapil IV, Abuzar (Partai Golkar), menegaskan bahwa pelabuhan Lhokseumawe memiliki nilai strategis bagi perekonomian daerah.
“Rute internasional Penang–Lhokseumawe bukan sekadar jalur transportasi, tetapi pintu gerbang ekonomi baru bagi Aceh Utara. Kami siap mengawal dan mendukung penuh agar Pelindo mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain Abuzar, turut hadir anggota DPRK Saifunnizar (Partai SIRA), Kamal Reza (Partai NasDem), dan M. Jafar (Partai Demokrat). Dari pihak Pelindo, hadir Deputy Branch Manager Pendukung Operasi Mildawaty Noer, Deputy Branch Manager Operasi dan Teknik Taufik Rahmat Nasution, serta staf Humas Khairul Iman bersama jajaran Kepolisian KP3.
Mildawaty Noer menyambut baik dukungan legislatif daerah. “Kunjungan ini menjadi energi positif. Sinergi dan kolaborasi penting untuk memastikan kesiapan pelabuhan menyambut rute internasional,” katanya.
Sementara itu, Taufik Rahmat Nasution menekankan peningkatan layanan dan aspek teknis. “Kami berkomitmen menjaga standar operasional terbaik agar pelabuhan Lhokseumawe siap menjadi simpul logistik strategis,” jelasnya.
Pembukaan jalur internasional Penang–Lhokseumawe diharapkan menjadi momentum baru kebangkitan ekonomi Aceh Utara. Kehadiran rute tersebut diyakini mampu meningkatkan arus perdagangan, investasi, pariwisata, sekaligus membuka lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat.
Konsolidasi antara DPRK Aceh Utara dan Pelindo Regional 1 Lhokseumawe menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan politik legislatif dan kesiapan teknis BUMN kepelabuhanan, Aceh Utara optimistis menjadikan Lhokseumawe sebagai pintu gerbang ekonomi baru di kawasan utara Aceh. (EQ)







