MEDIALITERASI.ID | ACEH BARAT – Seorang pemuda dari Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat, Aris Norman, menyampaikan pendapatnya terkait adanya laporan dari salah satu perusahaan terhadap Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP.
Dalam keterangannya kepada media, Aris Norman—yang akrab disapa Nak Bram—menyayangkan adanya tindakan pelaporan terhadap kepala daerah yang menurutnya tengah menjalankan tugas membela kepentingan rakyat.
“Kami masyarakat Aceh Barat berharap agar setiap pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di daerah ini, dapat menghormati pemimpin kami dan menjaga etika dalam menyampaikan keberatan,” ujar Nak Bram.
Ia menambahkan bahwa masyarakat berharap perusahaan dapat berkontribusi secara positif terhadap daerah dan membina hubungan baik dengan warga serta pemerintah setempat. Ia juga menegaskan bahwa setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan dengan cara yang bijaksana.
“Kami terbuka terhadap dialog dan penyelesaian yang adil. Namun, kami juga ingin agar tidak ada pihak yang merugikan pemimpin kami secara sepihak,” lanjutnya.
Nak Bram mengimbau agar semua pihak menjaga kondusivitas di Aceh Barat, serta tidak gegabah dalam melaporkan pejabat publik tanpa bukti yang kuat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat lokal. (Alfian Pasee)







