Home / OPINI

Sabtu, 15 Maret 2025 - 10:30 WIB

JOKOWI UMPANKAN KE HIU, PAK PRABOWO ?

by M Rizal Fadillah

JOKOWI UMPANKAN KE HIU, PAK PRABOWO ?

Omon-omon Presiden Prabowo selalu bagus, hadirin selalu mengangguk-angguk dan kadang bertepuk tangan, termasuk saat pidato di Kemendikdasmen 13 Maret 2025. Prabowo bersemangat untuk melawan koruptor beserta mafianya. Akan dibuatkan penjara di pulau terpencil dimana koruptor itu tidak bisa kabur dan jika kabur maka akan dimakan hiu.

Raja korupsi kelas dunia adalah Jokowi sebagaimana rilis OCCRP. Pemerintahan 10 tahun Jokowi adalah rezim korup. 6 menterinya diproses dan dihukum, belum aparat birokrasi lain. Menteri yang disandera dengan indikasi kasus juga tidak sedikit. Korupsi Pertamina yang menggila juga produk dari rezim Jokowi. Tuntutan rakyat adalah Jokowi ditangkap dan diadili.

Alih-alih membuka jalan bagi proses penyelidikan dan penyidikan, Prabowo melindungi Jokowi. Guru politiknya ini harus tetap eksis dengan pekik dramatis “hidup Jokowi !”. Jokowi di samping disorot publik atas kasus pelanggaran  HAM berat, ijazah palsu, dan kecurangan Pemilu, juga nepotisme dan korupsi. Rakyat sudah menempuh upaya hukum tetapi mandeg. Prabowo tidak membantu dan legowo.

Baca Juga  BULAN KOPERASI INTERNASIONAL DAN INDONESIA : SUDAHKAH BERBUAT UNTUK MENYELAMATKAN ALAM?

Kini pidato bagus di Kemendikdasmen menimbulkan sikap ragu, percaya atau tidak ? Pengalaman empirik berbagai pidatonya tidak terealisasi. Omong gede.

Nah, ide atau gagasan pembangunan pulau terpencil untuk koruptor menuntut bukti. Menteri titipan Jokowi yang berindikasi korupsi pecat, selidiki, dan siap-siap untuk dikirim ke pulau similikiti ini.

Yang lebih utama adalah kesanggupan politik Prabowo untuk melepas Jokowi. Biarkan aparat penegak hukum menjalankan tugasnya untuk menyidik korupsi Jokowi. Sambil proses berjalan, Prabowo membuat penjara pulau terpencil yang dikelilingi ikan-ikan hiu. Jika Jokowi telah divonis, maka tamu istimewa bernama Joko Widodo itu segera menghuninya.

Baca Juga  GERAKAN SEPTEMBER

Ketika Joko Widodo gelisah, putus asa, dan mungkin mengikuti nasehat dukunnya, maka ia kabur pada malam hari dengan berenang. Apes hiu-hiu itu ikut mengejarnya karena disangka Jokowi akan membagikan sembako.

Gara gara Prabowo membuat penjara pulau terpencil, maka Jokowi “sang koruptor” yang tidak tahu malu itu dimakan hiu.

Sebelum ditelan, Joko Widodo sempat mengutuk Prabowo sambil berteriak “food estate, food estate !” tapi suara itu sedikit demi sedikit menghilang perlahan.

Prabowo sendiri sudah terbang entah kemana. Dikawal dan ditemani oleh Mayor eh Letkol Teddy.

 

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 15 Maret 2025

Share :

Baca Juga

EDUKASI

Ketika Guru Membangun Peradaban di Tengah Kebisingan Publik

EDUKASI

SNBT Bukan Takdir : Jangan Jadikan Kampus Impian Sebagai Berhala Masa Depan

OPINI

UUPA Bukan Belas Kasihan Jakarta: Aceh Jangan Terus Dipimpin oleh Keberanian Palsu

OPINI

Aceh Tidak Lagi Butuh Wacana : Saatnya Kebijakan dan Keberanian Politik untuk Kedaulatan Energi

EDUKASI

Generasi Emas atau Generasi Brutal? Ketika Pendidikan Melahirkan Kecerdasan tanpa Nurani dan Demokrasi Kehilangan Etika

OPINI

Bangkit atau Sekadar Bertahan? Indonesia di Tengah Krisis Moral Generasi

EDUKASI

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Menyelamatkan Generasi di Tengah Krisis Digital

ACEH

Perdamaian Aceh Belum Tuntas Tanpa Ruang Ekonomi Baru