Home / BERITA

Jumat, 16 Februari 2024 - 22:31 WIB

Dosen Unimal Menjadi Tim KSK Pemilu Luar Negeri

Medialiterasi.id | KUALA LUMPUR – Dua dosen Universitas Malikussaleh terpilih sebagai tim Pemungutan suara di Malaysia. Dua dosen itu adalah Juni Ahyar dari Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Rayyan Firdaus dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Juni Ahyar (14/12/24) dari Kuala Lumpur mengatakan, pelaksanaan pemilu metode Kotak Suara Keliling (KSK) di Malaysia dilaksanakan mulai tanggal 4 sampai dengan 10 Februari 2024 dan berjalan lancar. Sebelumnya sudah dilaksanakan metode POS, kemudian pada tanggal 11 Februari 2024 diadakan pemilu metode TPS di Gedung WTC Jalan Tun Ismail  Kuala Lumpur baik metode KSK maupun TPS terlihat warga negara Indonesia begitu antusias mendatangi tempat pemungutan suara untuk memberikan hak pilihnya pada pemilu kali ini.

Baca Juga  Presiden Prabowo Umumkan Penurunan Tarif Ekspor RI ke AS Usai Komunikasi dengan Donald Trump

Pada perayaan demokrasi di Malaysia yang dibuka pada pukul 08.00 pagi dan ditutup pada pukul 18.00 waktu Malaysia lebih 8000 WNI yang ada di Malaysia melakukan hak pilihnya beberapa WNI yang sempat di wawancarai Juni mengatakan tujuan mereka hadir ketempat pemungutan suara harapannya hanya ingin Indonesia berubah lebih maju dan tanpa korupsi lagi salah satu peserta pemilih Ibu-ibu tidak menyebutkan namanya mengatakan akan mengawasi pemilu kali ini dia berharap semoga Indonesia kedepan lebih baik, maju dan bebas dari korupsi seperti negara Malaysia sebutnya.

Baca Juga  Ketika Lembaga Survey Menjadi Alat Propaganda "Quick Count" Tidak Bisa Lagi Dipercaya

Juni menyebutkan, proses pemungutan suara walaupun ada sedikit yel-yel dari massa pendukung paslon didepan gedung WTC namun berlangsung aman, lancar dan sukses warga negara Indonesia yang ada di negara tetangga tersebut bisa menyalurkan hak suaranya baik melalui POS, KSK, dan TPS yang sudah disiapkan oleh KPU Malaysia.

“Meskipun melelahkan, karena banyaknya pemilih yang harus dilayani, kami merasa senang, karena berhasil menjalankan peran penting dalam keberlangsungan demokrasi di Indonesia,” pungkas Juni. [JA ] / Dok. Ist/ Editor : Juni Ahyar]

Share :

Baca Juga

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus

BERANDA

Puslabfor Polri Nyatakan Ijazah Jokowi dari UGM Asli Usai Uji Forensik Tinta dan Kertas

ACEH

Bupati Aceh Timur Gelar Turun Tanah dan Peucicap untuk Putranya, OPD Hadir Panjatkan Doa

ACEH

392 Calon Mahasiswa Asing dari 28 Negara Ikuti CBT IAIN Langsa 2026

BERANDA

Masyumi Desak Kembalikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai Paradigma Pengelolaan Kekayaan Nasional

ACEH

Kementerian Pertanian Diminta Buka-bukaan Soal Proyek Rp520 Miliar di Aceh