Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / SOSIAL

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Bupati Aceh Timur Gelar Turun Tanah dan Peucicap untuk Putranya, OPD Hadir Panjatkan Doa

Tradisi adat Aceh ini digelar sebagai wujud syukur atas kelahiran Muhammad El-Ziyan Iskandar

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Kediaman resmi Bupati Aceh Timur dipenuhi suasana haru dan kehangatan pada Senin (10/8/2026). Keluarga besar Bupati Aceh Timur ke-5 menggelar prosesi adat Turun Tanah dan Peucicap untuk Ananda Muhammad El-Ziyan Iskandar.

Acara yang berlangsung khidmat ini merupakan tradisi masyarakat Aceh sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Prosesi juga menjadi momentum memanjatkan doa agar sang buah hati tumbuh sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

 

OPD Turut Hadir, Pererat Silaturahmi

Baca Juga  Komandan Garda Kamtibmas Kabupaten Langkat Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

Turut hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Kehadiran para kepala dinas, kepala badan, dan pejabat instansi terkait menjadi bentuk dukungan sekaligus mempererat silaturahmi dengan keluarga Bupati.

Dalam suasana penuh keakraban, para tamu undangan bersama-sama memanjatkan doa terbaik untuk Muhammad El-Ziyan Iskandar.

“Semoga Muhammad El-Ziyan Iskandar tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan keluarga, agama, dan masyarakat Aceh Timur,” ujar salah seorang perwakilan OPD yang hadir.

Baca Juga  Ketua GRAB Hadiri Kode Etik dan Program Kerja Relawan Anies Baswedan

 

Prosesi Adat Berjalan Khidmat

Rangkaian Turun Tanah dan Peucicap dilaksanakan sesuai nilai-nilai adat dan budaya Aceh. Prosesi dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan simbol-simbol adat yang dipercaya membawa keberkahan bagi sang anak.

Acara ditutup dengan ramah tamah antara keluarga Bupati dan para tamu undangan. Suasana kekeluargaan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

Tradisi Turun Tanah dan Peucicap di Aceh umumnya dilakukan saat bayi berusia beberapa bulan. Melalui ritual ini, orang tua memohon perlindungan dan keberkahan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.(*)

Share :

Baca Juga

BERITA

Hasil Ekshumasi dan Autopsi: Kematian Sutrimo Disebabkan Penyakit Jantung

BERANDA

Distanbun Aceh dan SEKBER Bahas Percepatan Rehab-Rekon Lahan Pertanian Pascabencana

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru