Medialiterasi.id | MOROWALI – Tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kab Morowali, Sulawesi Tengah meledak pada pukul 5.30 WITA di saat petugas sedang melakukan perbaikan, Minggu (24/12/2023)
Melansir Detik Sulsel, diduga ledakan terjadi pada bagian bawah tungku smelter yang masih terdapat cairan pemicu ledakan saat pekerja melakukan perbaikan.
“Hasil investigasi awal, penyebab ledakan diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan. Saat proses perbaikan tersebut, terjadi ledakan,” ujar Kepala Divisi Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan dalam keterangannya.
Ledakan yang terjadi tepatnya di saat karyawan sedang melakukan pemasangan plat pada bagian tungku sehingga mengakibatkan ledakan dan berlanjut dengan ledakan – ledakan lainya yang di duga akibat terbakarnya tabung oksi di area perusahaan.
Dedy mengatakan awalnya ada 12 pekerja yang dilaporkan meninggal, terdiri dari 7 WNI dan 5 WNA. Namun belakangan korban meninggal bertambah menjadi 13 orang setelah seorang WNA kembali dilaporkan meninggal.
“Iya betul, terjadi perkembangan jumlah. Saat rilis dibuat jumlahnya masih 12 tapi setelah rilis di-share ke media itu bertambah menjadi 13 orang,” kata Dedy.
“(Tambahan korban meninggal berstatus) WNA,” sambung Dedy.
Keseluruhan korban dipastikan 70% mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Sedangkan korban saat ini dirawat di klinik perusahaan setempat
Diinfokan untuk semetara waktu pelayanan klinik 1 ditutup untuk pasien berobat. Sedangkan data korban akibat dampak meledaknya tungku ITSS belum bisa dikonfirmasi dikarenakan masih dalam penanganan pihak klinik. [endæ]







