Home / BERITA / HUKUM / KESEHATAN

Kamis, 30 November 2023 - 16:12 WIB

Gedup! Aksi Demonstrasi Aktivis Pemuda Timur Daya Banyak Teror, Halim Sebut Tidak Ngaruh

Foto. Ilustrasi adanya Indikasi Suap-menyuap Aksi Garda Raya

SUMENEP, MediaLiterasi.Id Aksi demontrasi Aktivis Gerakan Pemuda Timur daya (Garda Raya) sejak di gaungkan minggu kemarin mendapat teror dari berbagai elemen yang diduga sebagai mediator Dinas dan Puskesmas.

Pasalnya, teror tersebut bermula sejak hari Ahad (26/11/2023) hingga Selasa (28/11/2023) menjelang aksi perdana Garda raya ke Puskesmas Batang-batang buntut adanya Malapraktik pelaksanaan Skrining hipotiroit kongenitif (SHK) oleh Salahsatu Bidan Inisial (WU) kepada bayi umur 5 Hari (ABN) inisial asal Tamidung kecamatan Batang-batang, “kata Abd Halim kepada media ini, Kamis 30 November 2023.

Mediasi tersebut dilakukan untuk menggagalkan aksi perdana teman-teman ke Puskesmas Batang-batang mas. Mulai dari Lobi-lobi dengan cara Idealis hingga Pragmatis.

Namun, hal tersebut hanya akan Sia-sia dilakukan, karena kami bergerak atas dasar kemanusiaan dan memperjuangkan keadilan untuk saudara Adelia Aziz bella negara sebagai korban Malapraktik oleh oknum bidan, “imbuhnya.

Baca Juga  Puslitbang Polri Gelar FGD Strategi Pemberdayaan SDM dan Dukungan Ketahanan Pangan Polres Metro Bekasi Kota

Halim sapaan akrabnya menyebutkan bahwa teror dan mediasi tersebut ada indikasi pengamanan dan upaya membunuh karakter pemuda yang ingin merubah keburukan yang ada di kecamatan Batang-batang ini menjadi kebaikan bersama nantinya.

“Banyak Mas, teror tersebut masuk melalui Pemuda Timur daya, Masyarakat hingga Aparatur desa setempat. Ya, kasarnya Suap-menyuap itu mas, entah itu siapa yang menyuruh, “Sebutnya.

Bahkan, pada aksi kedua ini juga ada indikasi pengamanan dan penggagalan yang dilakukan dengan cara-cara kotor. Hingga pihak keluarga korban juga di iming-iming diberikan apa yang dia inginkan.

Baca Juga  Bupati Fauzi: Khotmil Qur’an di Pendopo Keraton Jadi Tradisi Religius Pemkab Sumenep

Berdasarkan banyak teror yang dilakukan sejak kemarin oleh beberapa orang, ia menduga ini ada kaitannya dengan keikutsertaan pihak terkait dalam hal Ini Puskesmas yang sudah dalam keadaan panik menjawab tuntutan Pemuda.

“Harapannya, tidak ada lagi oknum yang berusaha menggagalkan aksi tersebut karena itu tidak akan mempengaruhi gerakan kami menyuarakan kebenaran dan keadilan sebelum tuntutan kami dipenuhi”, Harapnya. (Rif)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

ACEH

Tegakkan Hukum, Kejari Aceh Tenggara Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jembatan Rp9,9 Miliar

OPINI

Jejak Digital Tak Pernah Lupa: Mengapa Etika Bermedia Sosial Semakin Penting

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi