Home / BREAKING NEWS

Senin, 15 Januari 2024 - 06:39 WIB

Menegangkan! ALARM Sebut Anggaran Milyaran Rupiah Dimakan Rayap di Dinas Sosial

Foto. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumenep 2023 yang bernilai Milyaran rupiah di Dinas sosial Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak (Dinsos P3A) kabupaten sumenep dipertanyakan Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM).

Diketahui, Anggaran tersebut di alokasikan untuk Perjalanan Dinas dalam kota utamanya Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kabupaten Sumenep yang nilainya sangat fantastis namun tak jelas peruntukannya, “Kata Andriyadi, Aktivis ALARM kepada Medialiterasi.id Senin 15 Januari 2023.

Pembinaan dan Bimbingan Sosial Kepada Difabel Produktif dan Difabel Non Produktif tidak pernah dilakukan Dinsos P3A Sumenep meskipun sudah ada anggaran khusus soal itu.

Padahal anggaran sebesar itu, apabila di gunakan untuk pembinaan yang bertujuan memberikan motivasi dan pendampingan sosial kepada penyandang disabilitas dan keluarga untuk dapat lebih bersemangat dan berdaya.

Baca Juga  Sulaiman Tole Bantu Biaya Pendampingan Pengobatan Muhammad Raisul

Sehingga, mewujudkan inklusi sosial bagi penyandang disabilitas, menyambung silaturahim dan komunikasi dengan penyandang disabilitas, membantu dalam mengakses pendidikan dan mewujudkan pendidikan formal dan informal yang ramah disabilitas bisa dibangun dengan cara tersebut, “Imbuhnya.

Belum lagi persoalan Labelisasi Bansos yang hanya menjadi Drama Kepala Dinas sosial P3A sumenep Achmad dzulkarnaen dengan menggunakan Narasi tidak layak ke Media.

34 ribu rumah penerima Bansos sudah mulai dilakukan labelisasi di masing-masing kecamatan, akan tetapi hasil investigasi Aktivis ALARM di berbagai kecamatan justru berbanding terbalik dengan pernyataan Kepala Dinsos P3A Sumenep ke Berbagai Media.

“Belum ada Mas, itu hanya omong kosong Kadinsos sumenep untuk mengelabuhi Aktivis dan Media. Sudah ada 4 (empat) kecamatan yang kami kroscek”, jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya mengecam pembohongan Kadinsos kepada Publik dan akan meminta pertanggungjawaban dari setiap masalah yang datanya telah kami kantongi.

“Jangan sekali-kali membohongi Aktivis dan Media untuk mencari pembenaran, atau kita ungkap dengan jelas kebobrokan kepemimpinan Dinsos sejak menjabat”, tutupnya.

Sementara itu, kepala Dinas sosial Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos P3A) kabupaten Sumenep saat dikonfirmasi media ini menyampaikan agar konfirmasi ke Kabid.

“Silahkan koordinasi dengan kabid linjamsos, Yang lebih tau teKnis bidang mas”, Singkatnya melalui akun whatsap nya, Senin 15 Desember 2023. (Wafa)

Share :

Baca Juga

BREAKING NEWS

Pelantikan DPN PERMAHI 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Mahasiswa Hukum Indonesia

BREAKING NEWS

BPW KKLR Sulsel Desak Pemerintah RI Tempuh Langkah Diplomatik untuk WNI yang Ditahan Israel

BREAKING NEWS

Kabid Humas Polda Lampung Tinjau Bakauheni, Pastikan Arus Balik Aman dan Terkendali

BREAKING NEWS

Ribuan Rumah Warga Madat Aceh Timur Terendam Banjir, Berikut Data Korban Sementara.

BREAKING NEWS

Harimau Liar Berkeliaran di Aceh Timur, Warga Hidup dalam Ketakutan

BERITA

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Batang-Batang Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Pelajar

BERITA

Gema Tong-tong dan Teknologi Robot Warnai Malam Anugerah Inovasi Daerah Sumenep

BERITA

Festival Seni Tari dan Musik 2025 Akan Jadi Gerbang Menuju 110 Sumenep Calendar of Event 2026