Home / BERITA / EDUKASI

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:46 WIB

Workshop “Booster Class: Matematika & Statistika”, Langkah Menuju Keunggulan Akademik Mahasiswa Indonesia di Turki

MEDIALITERASI.ID | ISTANBUL, TURKEY – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki bekerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) sukses menggelar Workshop Booster Class: Matematika & Statistika di Yıldız Teknik Üniversitesi, Istanbul. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas akademik mahasiswa Indonesia di Turki, khususnya dalam bidang penulisan ilmiah, analisis data, dan pemodelan statistika.

Workshop yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.30 waktu setempat ini terbagi dalam dua sesi utama, yakni sesi Matematika dan sesi Statistika. Para peserta mendapat materi mendalam mengenai penggunaan Overleaf LaTeX untuk penulisan artikel ilmiah dan tesis, pemanfaatan teknologi berbasis AI seperti Scopus dan Scispace untuk mendukung riset, analisis data statistik menggunakan Microsoft Excel, serta pengenalan pemodelan statistika dengan estimasi Bayesian melalui bahasa pemrograman R.

Baca Juga  Menko Polkam dan Dubes Yordania Bahas Penguatan Hubungan Bilateral RI–Yordania

Peserta yang hadir merupakan mahasiswa Indonesia dari berbagai universitas di Istanbul dan sekitarnya. Antusiasme mereka tampak dari keaktifan selama sesi berlangsung yang dipandu langsung oleh dosen dari Universitas Brawijaya. Materi yang disampaikan dinilai aplikatif dan relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa Indonesia di Turki untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam bidang matematika dan statistika,” ujar Naura Arifa, Ketua PPI Turki, dalam sambutannya.

Baca Juga  Ketika 'Panyoet' Jadi Simbol Cahaya Ilmu di Tanah Samudera Pasai

Melalui kegiatan ini, PPI Turki bersama Universitas Brawijaya berupaya memperkuat sinergi akademik antara mahasiswa Indonesia di luar negeri dengan perguruan tinggi di tanah air. Diharapkan, workshop ini tidak hanya meningkatkan keterampilan riset dan penulisan ilmiah, tetapi juga mendorong lahirnya kontribusi akademik mahasiswa Indonesia yang lebih berkualitas di kancah internasional. (Lolandra)

Share :

Baca Juga

INTERNASIONAL

Dari P14 ke P4: Bedah Lap per Lap Comeback Gila Veda Ega Pratama di Moto3 Qatar 2026

ACEH

Tanpa Lamuri, Tidak Ada Aceh Darussalam: Kerajaan 600 Tahun yang Dilupakan

EDUKASI

Viral di X, Postingan “Ada yang Ditangkap di Bandara Mau Kabur” Tembus 380K Views, Faktanya Hanya Kabar Burung

HUKUM

Fachrul Razi: Tragedi Tiro Bukan Soal Bendera, Tapi Soal Nyawa dan Perdamaian Helsinki

ACEH

Beda Keterangan TNI dan Warga soal Tiro, Bupati Pidie: Usut Menyeluruh dan Transparan

ACEH

Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan DAK 2024 di Aceh Tamiang Ditahan, Negara Rugi Rp 1,7 Miliar

BERITA

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

INTERNASIONAL

VEDA EGA PRATAMA DI SIRKUIT LUSAIL, QATAR – DARI ANAK ATC SAMPAI BINTANG MOTO3