MEDIALITERASI.ID | LUSAIL, QATAR –
1. Awal Kisah: Anak 13 Tahun Podium di Lusail – 2022
Veda pertama kali kenal Lusail tahun 2022, saat masih ikut Idemitsu Asia Talent Cup (ATC). Umurnya baru 13 tahun!
Balapan pertama dia jatuh, gagal finis. Balapan kedua, Minggu 6 Maret 2022, dia start dari posisi 7, sempat memimpin di lap ke-4, sempat hampir jatuh sampai melorot ke posisi 8, tapi dia bangkit lagi dan finis PODIUM 3!
Itu podium pertama Veda di level Asia. Dari situlah orang mulai kenal nama Veda Ega Pratama.
2. Jadi Raja Lusail – 2023
Setahun kemudian, 2023, Veda balik lagi ke Lusail. Kali ini dia tidak main-main.
Dia SAPU BERSIH – Menang 2 balapan sekaligus di Lusail! Ditambah 1 runner-up di seri lain, dan akhirnya dia jadi JUARA Asia Talent Cup 2023!
Makanya sampai sekarang Veda selalu bilang:
“Qatar juga merupakan salah satu sirkuit favorit saya musim ini, jadi saya sangat senang bisa kembali ke sini.”
Lusail itu sudah seperti rumah kedua buat dia.
3. Moto3 2026 – Datang Sebagai Pembalap yang Lagi Panas
Veda datang ke Qatar pekan ini, 6-8 November 2026, dengan modal luar biasa:
– Moto3 Brasil: Finis Podium 3
– Moto3 Malaysia, Sepang pekan lalu: Finis Podium 2 – Runner-up!
– Klasemen sementara Moto3: 131 poin, peringkat 7 dunia. Padahal ini musim debutnya!
– Usia baru 17 tahun, dari Wonosari, Gunungkidul.
Bos Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, sampai bilang optimis Veda bisa podium lagi di Qatar, karena dia sudah hafal Lusail luar dalam.
4. Jumat 6 November – FP1: Sempat Pimpin, Finis P6, Tapi Kena Penalti
Ini yang bikin drama, Ayah.
FP1 – Jumat sore:
Veda langsung ngegas. Awalnya P11 dengan waktu 2:08,212. Lalu dia perbaiki jadi 2:05,715 – NAIK KE POSISI 1! Sempat pimpin sesi!
Akhirnya dia finis P6 dengan waktu 2:03,561. Maximo Quiles yang tercepat dengan 2:04,143 di FP1.
Tapi, di sinilah masalahnya. FIM MotoGP Stewards Panel lihat data Veda di Tikungan 11.
Saat bendera kuning berkibar – artinya ada bahaya di lintasan, pembalap wajib kurangi kecepatan – Veda justru tidak melambat, malah cetak waktu sektor terbaik pribadinya!
Hasilnya: PENALTI TURUN 6 POSISI START untuk balapan Minggu.
Ini pelanggaran bendera kuning kedua Veda musim ini, setelah sebelumnya di Motegi, Jepang. Makanya hukumannya lebih berat dari 2 pembalap lain yang juga melanggar di tempat yang sama – Ruche Moodley dan David Almansa – yang cuma dapat peringatan.
Veda sendiri jujur mengakui:
“Sayangnya, saya sedikit kurang beruntung dengan bendera kuning. Waktu putaran saya justru membaik saat itu, dan itu adalah kesalahan saya, jadi saya mendapat penalti.”
5. Jumat Sore – Practice: P5, Lolos Langsung Q2!
Meski kena penalti, Veda tidak down.
Di sesi Practice yang menentukan Q2, dia tampil gila lagi. Sempat turun ke P6, naik lagi ke P3, akhirnya finis P5 dengan waktu 2:03,561 – hanya terpaut 0,389 detik dari Maximo Quiles yang tercepat 2:03,172.
Hasil P5 ini membuat Veda langsung lolos ke Q2, tidak perlu lewat Q1. Dia masuk 14 pembalap terbaik.
Aoyama memuji Veda:
“Veda tetap percaya diri dan finis di posisi kelima, yang merupakan hasil positif.”
6. Sabtu 7 November – Kualifikasi – Hari Ini!
Hari ini, Sabtu 7 November, Veda jalani kualifikasi di Lusail.
Apapun hasil kualifikasinya, dia tetap harus mundur 6 posisi saat start. Jadi kalau dia kualifikasi P2, dia start P8. Kalau dia pole position, dia start P7.
7. Minggu 8 November – Race – Besok Malam!
Balapan utama Moto3 Qatar 2026 akan digelar:
Minggu, 8 November 2026, pukul 20.00 WIB – Live di Vidio / SPOTV-2
Ini balapan malam di bawah lampu sorot Lusail, 5,4 km, salah satu sirkuit paling cepat dan paling indah di dunia.(*)







