Home / TIPS

Selasa, 8 September 2026 - 22:06 WIB

Waspada Listrik Bocor: Perangkat Mati Tapi Colokan Masih Nempel Bisa Sumbang 10 Persen Tagihan Listrik

Meteran listrik – Antara

Medialiterasi.id | Banda Aceh — Mematikan televisi atau komputer dengan remote belum tentu menghentikan konsumsi listrik. Selama kabel masih terhubung ke stop kontak, sejumlah perangkat elektronik tetap menyedot daya secara diam-diam.

Fenomena ini dikenal sebagai standby power, vampire power, atau daya siaga. Kondisi ini memungkinkan perangkat menyala kembali dengan cepat atau tetap menjalankan fungsi latar, seperti jam digital dan koneksi WiFi, namun di sisi lain membuat meteran listrik terus berputar.

Temuan dari Departemen Energi Amerika Serikat (US Department of Energy/DOE) mengungkap fakta mengejutkan. Perangkat yang berada dalam kondisi siaga dan terus terhubung ke sumber listrik dapat menyumbang sekitar 10 persen dari total tagihan listrik rumah tangga.

“Standby power terlihat kecil, tapi jika dihitung selama 24 jam sehari dan dikalikan jumlah perangkat di rumah, hasilnya signifikan,” tulis Berkeley Lab dalam laporannya.

Secara satuan, angkanya memang kecil. Namun jika diakumulasi dari puluhan perangkat yang ada di rumah modern dan dibiarkan selama 24 jam nonstop, pemborosan energinya menjadi sangat besar.

Baca Juga  Tips Agar Pohon Pepaya Pendek dan Berbuah Lebat

Perangkat Paling Boros Saat Standby

Tidak semua perangkat memiliki konsumsi daya siaga yang sama. Berikut perkiraan konsumsi listrik perangkat saat dalam kondisi mati namun masih tercolok, berdasarkan pengujian laboratorium:

1. Paling Boros: Set-top box TV (10-30 watt) menjadi juara pemborosan daya siaga.

2. Bekerja Nonstop: Router WiFi dan modem internet (5-10 watt) yang memang dirancang menyala 24 jam.

3. Sedang: Laptop dan komputer desktop (0,7-20 watt), speaker dan sistem audio (5-10 watt) meski tombol power sudah dimatikan, serta AC (0,6-10 watt).

4. Kecil tapi Banyak: Televisi modern (1-5 watt), microwave/oven/mesin kopi dengan jam digital (1-5 watt), printer dan scanner (2-5 watt), charger ponsel (0,2-2 watt), charger kendaraan listrik (0,3-5 watt), dan air purifier (0,2-1,5 watt).

Besaran konsumsi tersebut dapat berbeda tergantung merek, usia perangkat, dan fitur yang aktif. Angka di atas merupakan gambaran rata-rata, bukan patokan mutlak.

Cara Mudah Putus Kebocoran Listrik

Kabar baiknya, pemborosan ini bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Baca Juga  Informal consultation on prioritization of candidate vaccines agents for use in novel coronavirus 2019 infection

1. Gunakan Power Strip dengan Saklar

Hubungkan beberapa perangkat dalam satu terminal yang memiliki saklar on/off. Cukup tekan satu saklar, semua aliran listrik terputus total.

2. Manfaatkan Smart Plug dan Timer

Untuk perangkat yang tidak perlu aktif 24 jam seperti router cadangan, mesin kopi, atau lampu hias, atur jadwal mati-nyala otomatis menggunakan smart plug.

3. Cabut Charger Setelah Pakai

Ini kebiasaan paling sering dilupakan. Charger ponsel yang masih menancap tetap menarik daya 0,2 hingga 2 watt meski tidak sedang mengisi daya.

4. Pilih Perangkat Berlabel Hemat Energi

Saat membeli perangkat baru, pertimbangkan produk dengan label Energy Star atau label hemat energi lainnya. Perangkat efisien tidak hanya irit saat dipakai, tapi juga saat siaga.

Pada akhirnya, menekan tombol power saja tidak cukup. Mencabut colokan dari stop kontak saat perangkat benar-benar tidak digunakan adalah langkah paling efektif untuk menghentikan kebocoran listrik yang tak disadari dan menjaga tagihan bulanan tetap efisien. (*)

Share :

Baca Juga

EDUKASI

Jangan Langsung Mengajar: Mengapa Lima Menit Pertama Menentukan Semangat Belajar Siswa

KESEHATAN

10 Buah yang Bantu Penuhi Kebutuhan Vitamin D, Baik untuk Tulang dan Imun Lihat Nomor Buah Apa? 

EKBIS

Dropshipper, Peluang Usaha Minim Modal di Era Digital

TIPS

Tips Agar Pohon Pepaya Pendek dan Berbuah Lebat

TIPS

Cara Daftar Petani Milenial

TIPS

Tips Jitu Lulus PPG

TIPS

Tips Hadapi KIPI Usai Vaksin COVID-19

TIPS

Tips dan Trik Jualan Online agar Cepat Laku