MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, meninjau langsung penanganan banjir di Kota Lhokseumawe, Jumat (12/12). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menko Polkam didampingi Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda.
Setibanya di Lhokseumawe, rombongan menuju lokasi pengungsian di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu. Menko Polkam dan Wali Kota berdialog dengan para pengungsi untuk memastikan ketersediaan logistik, layanan kesehatan, kondisi tempat tinggal sementara, serta kebutuhan mendesak lainnya. Temuan lapangan itu menjadi acuan pemerintah dalam mempercepat langkah penanganan banjir.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako dan logistik tambahan untuk mendukung dapur umum di wilayah terdampak.
Usai meninjau pengungsian, rombongan bergerak menuju Makorem 011/Lilawangsa untuk menerima paparan perkembangan situasi banjir, evaluasi langkah tanggap darurat, serta penguatan koordinasi lintas instansi.
Setelah pertemuan di Makorem, Menko Polkam dan Wali Kota melanjutkan peninjauan ke jembatan putus di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang turut memengaruhi mobilitas warga dan jalur distribusi bantuan menuju Lhokseumawe.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana.
“Ini bukan hanya persoalan bupati atau wali kota. Ini persoalan bangsa yang harus kita selesaikan bersama. Saya mengharapkan doa masyarakat agar masalah ini dapat terselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat.
“Kehadiran Menko Polkam RI memperkuat langkah kami dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, efektif, dan tetap terkoordinasi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe tetap berada dalam status siaga, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pengungsi, normalisasi aliran air, serta pemulihan akses di titik-titik terdampak.
“Fokus kami adalah pelayanan cepat dan terukur di setiap lokasi terdampak. Koordinasi lintas instansi terus kami perkuat agar penanganan berlangsung optimal,” tegasnya.
Agenda kerja Menko Polkam ditutup di Bandara Malikussaleh sebelum bertolak kembali ke Banda Aceh. (EQ)







