MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyelenggarakan Forum Belajar Bersama (FBB) dengan tema “Pemulihan Moril, Semangat, dan Profesional Polri Pasca Kekerasan Kolektif serta Riot Akhir Agustus.” Kegiatan yang dipimpin oleh Wakaposko Presisi Brigjen Pol. Dr. Indarto ini diikuti lebih dari 800 peserta dari berbagai satuan kerja kepolisian di seluruh Indonesia.
Forum tersebut menghadirkan dua tokoh penting, yakni Prof. Dr. Mahfud MD dan Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Komjen Chryshnanda menegaskan urgensi transformasi pendidikan Polri yang berlandaskan moralitas, literasi, serta dialog peradaban.
“Polri harus mampu membentuk polisi yang profesional, berintegritas, dan adaptif di era digital serta post-truth. Smart policing dan media policing adalah kunci, namun yang terpenting ialah menjaga kepercayaan publik dengan menjauhi korupsi, arogansi, dan keberpihakan pada kejahatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Mahfud MD menyoroti tantangan moral yang dihadapi anggota Polri dalam tekanan publik maupun dinamika media sosial.
“Solusi fundamental bagi Polri adalah kembali pada jati dirinya. Tri Brata dan Catur Prasetya harus dihayati, dengan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945, agar Polri tetap dipercaya rakyat sebagai penjaga hukum dan NKRI,” tegas Mahfud.
Melalui forum ini, Polri berupaya menjadikan momentum refleksi untuk memulihkan semangat, memperkuat profesionalisme, serta meneguhkan komitmen sebagai institusi penegak hukum yang tegas sekaligus humanis. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkokoh kepercayaan publik sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (H. Ranto)







