MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, merombak struktur manajemen PT Pema Global Energi (PGE) dengan menunjuk anaknya, Sunny Iqbal, sebagai Komisaris Utama.
Dalam susunan baru tersebut, Asnawi menjabat sebagai Komisaris, sementara posisi Direktur Utama dipegang oleh Muhammad Nur.
Perombakan ini merupakan bagian dari restrukturisasi manajemen perusahaan daerah di sektor energi yang dinilai strategis bagi perekonomian Aceh. Pergantian tidak hanya terjadi pada jajaran komisaris, tetapi juga direksi.
Kebijakan tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah pihak menilai penunjukan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena adanya hubungan keluarga antara kepala daerah dan pejabat yang ditunjuk. Sementara itu, pihak lain berpendapat bahwa langkah tersebut merupakan kewenangan pemegang saham sepanjang dilakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan perusahaan.
Pemerintah Aceh menyebutkan, perubahan struktur ini bertujuan untuk menyegarkan organisasi dan meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam pengelolaan sektor energi.
Meski demikian, publik masih menantikan penjelasan lebih lanjut terkait dasar pertimbangan penunjukan tersebut, termasuk aspek profesionalitas dan transparansi dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan PGE. (EQ)







