Home / EDUKASI

Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:53 WIB

Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag Launching Klinik Anti Plagiasi

Lhokseumawe – Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag Launching Klinik Anti Plagiasi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe, Kamis, 21 oktober 2021.


Klinik anti plagiasi ini di inisiasi oleh Rizqi Wahyudi Dosen FUAD dalam program Anti Plagiasi Karya Ilmiah Mahasiswa sebagai aktualisasi Latihan Dasar (Latsar) CPNS yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Kementerian Agama Aceh tahun 2021. Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan dakwah IAIN Lhokseumawe untuk mewujudkan kultur akademik yang berintegritas.


Rizqi Wahyudi, Inisiator Klinik Anti Plagiasi mengatakan, Klinik anti plagiasi hadir memberi solusi terhadap fenomena tindakan Plagiarisme dikalangan mahasiswa. Sebenarnya Mahaiswa kita melakukan plagiarisme karena mereka belum memahami plagiarisme secara utuh, maka klinik ini didirikan untuk membimbing mahasiswa Agar mereka memahami dengan baik jenis dan tipe plagiarisme, mereka akan dibimbing teknik parafrase tulisan, teknik manajemenin sitasi menggunakan mendeley dan zootero serta trik untuk  menurunkan indeks simmilarty dengan melakukan parafrase tulisan namun tetap menyebutkan sumber kutipan, lanjut Rizqi.

Baca Juga  Permudah Pembuatan Asesmen Melalui AI Dosen FKIP Unimal Latih Guru MAS


Dekan FUAD, Dr. Marhamah, M.Kom.i, menyambut baik program ini, dan mendukung sepenuhnya. Bahkan fakultas sendiri akan memberlakukan aturan daftar sidang skripsi yakni wajib lulus cek plagiasi menggunakan turnitin. Batas toleransi untuk simmilarity skripsi mahasiswa adalah 30 %. Setiap mahasiswa yang mau daftar sidang harus masuk klinik anti plagiasi dulu untuk cek plagiasi menggunakan turnitin. tuturnya.


Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Tindakan Plagiasi merupakan kejahatan intelektual. Ada beberapa tipe plagiarisme, mulai dari plagiat kata, kalimat, sumber, ide dan gagasan orang yang dijiplak dan diakui sebagai karya sendiri. Negara telah mengatur upaya antisipasi plagiasi dalam beberapa regulasi, bahkan dalam Islam saja, plagiasi itu haram dilakukan sebagaimana fatwa ulama yang mengharamkan kegiatan plagiasi karena telah melanggar hak kekayaan intelektual. Sebenarnya para ulama terdahulu saja sudah melakukan tradisi notasi ilmiah,meskipun dulu belum ada plagiarism checker seperti turnitin.com tapi mereka memiliki Checker yang luar biasa yaitu hati dengan inspirasi akhlak dan etika sehingga enggan melakukan plagiasi. Buktinya dalam setiap kitab yang ditulis oleh para ulama terdahulu selalu menyebut Qiila, sebagai notasi ilmiah.  maka tradisi itu harus diwarisi pada generasi kita untuk melahirkan karya yang orisinil dan berkualitas dengan memperhatikan notasi ilmiah yang berlaku di negara kita yaitu Foot note, in note, side note dan end note. 

Baca Juga  Taman Baca Masyarakat KAHFIS Aceh Jelajah Literasi ke Abdya dan Meulaboh


Saya bangga, Fakulatas ini menjadi inisiator Klinik Anti Plagiasi dan menyusun buku panduan anti plagiasi serta panduan penulisan skripsi. Harapan saya, panduan ini dikembangkan bukan hanya untuk penulisan skripsi saja,namun juga menjadi panduan penulisan karya ilmiah yang bisa digunakan juga oleh dosen. Tutupnya.


Launching Klinik anti Plagiasi ini dihadiri oleh Warek 2, Dekan FUAD, Wakil Dekan 1 dan 2, Para dosen senior dan mahasiswa smester akhir di lingkunagan FUAD.


Pers Release : Rizqi Wahyudi

Share :

Baca Juga

EDUKASI

Hardiknas 2026: Keteladanan sebagai Sumber Wibawa Guru

EDUKASI

Patologi Pendidikan Kita : Inflasi Gelar, Defisit Adab, dan Kematian Marwah Intelektual

EDUKASI

Sudah Belajar Lama Tapi Mudah Lupa? Ini Cara Menghafal yang Benar

EDUKASI

Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi

ACEH

Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah Ke XXX, Kapolres Aceh Timur Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah

ACEH

Patroli Malam, Satsamapta Polres Aceh Timur Antisipasi Gangguan Kamtibmas

ACEH

Kedekatan Bhabinkamtibmas Polsek Darul Ihsan dengan Warga, Kunci Harmoni Polri dan Masyarakat

ACEH

Polsek Idi Rayeuk dan SPSI Perkuat Sinergi, Jaga Kondusivitas Jelang May Day