Home / BERANDA / BERITA / OPINI

Rabu, 3 April 2024 - 04:24 WIB

PRABOWO SIAP BELAJAR DARI PARTAI KOMUNIS CHINA

PRABOWO SIAP BELAJAR DARI PARTAI KOMUNIS CHINA

by M Rizal Fadillah

CNN Indonesia 2 April 2024 memberitakan rilis Kemlu China tentang pertemuan Prabowo dengan Xi Jinping di Beijing. Judul berita itu adalah “Prabowo Puji Xi Jinping, Siap Belajar dari Partai Komunis”. Mungkin sudah karakter Prabowo menjadi tukang puja puji dan ternyata hal itu direalisasikan sebagaimana puja puji kepada Jokowi yang realisasinya terbukti dalam Pilpres.

Ada lima butir penting rilis Kemlu China yang diberitakan CNN Indonesia, yaitu : a) memuji Xi Jinping pemimpin rakyat dan pemerintah China b) bersedia belajar pengalaman Partai Komunis Tiongkok c) senang memilih negara China sebagai negara pertama dikunjungi c) akan fokus kerjasama pertahanan kedua negara d) Xi Jinping siap mempromosikan proyek Indonesia China “Dua Negara, Taman Kembar” dan “Koridor Ekonomi Komprehensif”.

Luar biasa Prabowo ini di tengah masih berjalan sengketa hukum, ia sudah jalan-jalan memenuhi panggilan Xi Jinping. Meremehkan demokrasi dan kedaulatan rakyat dengan jumawa merasa sudah legal menjadi Presiden Indonesia. Mentertawakan kritik dan perlawanan atas kecurangan atau kejahatan politik dari keterpilihan “palsu” dirinya.

Baca Juga  Perkuat Jurnalisme Sehat, SMSI Sumenep Gelar Raker di Batu Malang

Prabowo bukan seperti TNI atau mantan prajurit yang pernah menjadi korban dari pengkhianatan PKI dukungan Partai Komunis China pada tahun 1965. Ambisi kepresidenan telah membutakan sejarah dan pengalaman keji Partai Komunis China. Justru ironi ia menyatakan siap untuk belajar dari pengalaman Partai Komunis China tersebut. Terlalu jika Partai Komunis China (PKC) menjadi guru dari Prabowo.

Sebagai pelanjut Jokowi, sebagaimana ia kemukakan di depan Xi Jinping, Prabowo akan melanjutkan persahabatan erat dengan China. Xi sendiri menyatakan bahwa hubungan akrab dengan Indonesia meningkat selama satu dekade ini, artinya sepanjang Pemerintahan Jokowi. Seperti yang mengingatkan hubungan baik eskasi 10 tahun PKI 1955-1965. Berujung kudeta pengkhiatan dan pembantaian umat Islam dan TNI.

Gerakan politik Prabowo ini sangat berbahaya bagi politik bebas aktif Indonesia. Program “Dua Negara, Taman Kembar (Two Countries, Twin Park)” dan “Koridor Ekonomi Komprehensif” adalah jalan menuju pelanggaran Konstitusi. Membawa Indonesia dan pemimpinnya menjadi kolaborator kepentingan negara komunis China.

Baca Juga  JAMWAS Kejaksaan RI Lakukan Inspeksi Pimpinan ke Kejati Aceh, Tekankan Penguatan Integritas dan Reformasi Birokrasi

Warga keturunan China yang besar dan tersebar ditambah dengan kebijakan mendatangkan TKA China jor-joran tanpa kejelasan untuk kembali ke negerinya menjadi ruang yang sangat rawan bagi kehidupan rakyat dan bangsa Indonesia ke depan. Apalagi Prabowo siap melangkah dengan “fokus kerjasama pertahanan kedua negara”. Hal ini menjadi wujud dari sensitivitas rendah dan membahayakan sekaligus potensial bagi pengkhianatan negara.

Pilihan memenuhi panggilan Xi Jinping dengan menginjak asas kedaulatan rakyat di tengah proses yang masih berjalan menjadi cermin bahwa Prabowo adalah memang figur yang anti demokrasi, senang berjalan sendiri dan tidak peduli dengan aspirasi bahkan hak asasi. Rakyat mudah untuk dikhianati.

Wajar adanya gelombang aspirasi atau aksi akan pentingnya Prabowo untuk segera didiskualifikasi. Fenomena kini adalah “belum juga menjadi Presiden yang sah sudah berdiri off side”. Untuk kesekian kalinya.

Wasit bukan hanya harus memberi kartu kuning kepada Prabowo tetapi sudah kartu merah “Prabowo, out !”.

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan Bandung, 3 April 2024

Share :

Baca Juga

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT