Home / BERITA

Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:55 WIB

JAMWAS Kejaksaan RI Lakukan Inspeksi Pimpinan ke Kejati Aceh, Tekankan Penguatan Integritas dan Reformasi Birokrasi

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAMWAS) Kejaksaan Republik Indonesia, Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh dalam rangka Inspeksi Pimpinan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan rutin yang bertujuan memperkuat integritas, profesionalitas, serta tata kelola organisasi di lingkungan Kejaksaan RI.

Kedatangan JAMWAS disambut langsung oleh Kepala Kejati Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., bersama para Asisten dan Pejabat Utama Kejati Aceh.

Dalam sambutannya, Kajati Aceh menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan tersebut.

“Pembinaan dan pengawasan langsung dari Bapak JAMWAS menjadi momentum penting bagi kami di Kejati Aceh untuk memperkuat komitmen integritas dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas. Arahan yang diberikan diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja,” ujar Yudi Triadi.

Baca Juga  Kantor DPRD Jawa Timur dan 4 Rumah Terduga Kasus Korupsi di Geledah KPK

Sementara itu, JAMWAS Dr. Rudi Margono menegaskan bahwa Bidang Pengawasan memiliki peran strategis dalam menjaga marwah institusi dan mendorong peningkatan kinerja organisasi Kejaksaan.

“Pengawasan bukan sekadar alat kontrol, melainkan harus dipahami sebagai Penjamin Mutu (Quality Assurance), Katalis Perubahan, Konsultan Manajemen Risiko, dan Akselerator Reformasi Birokrasi di tubuh Kejaksaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar rutinitas administrasi. Pengawasan yang kuat, lanjutnya, merupakan kunci menjaga integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme aparatur penegak hukum.

Baca Juga  Antara Harapan dan Kekhawatiran di Tengah Isu Peralihan PPPK ke PNS

Dalam kesempatan itu, Dr. Rudi Margono juga menyoroti pentingnya penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Manajemen Risiko, dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai bagian dari penguatan Good Governance di lingkungan Kejaksaan.

“Keberhasilan pelaksanaan fungsi pengawasan diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai maturitas SPIP dan SAKIP Kejaksaan RI yang harus terus menunjukkan tren positif,” pungkasnya.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat pembinaan, mencerminkan komitmen Kejaksaan RI dalam mewujudkan institusi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (EQ)

#KejaksaanRI #KejatiAceh #JAMWAS #ReformasiBirokrasi

Share :

Baca Juga

BERANDA

Polisi Johor Selidiki Kasus PRT Diduga Dianiaya Majikan, Video Penganiayaan Viral

BERANDA

Prediksi Maroko vs Brasil Piala Dunia 2026: Duel Taktik vs Sihir Samba di MetLife Stadium

BERANDA

Fakta Video Viral ART Dianiaya Majikan di Malaysia, Ini Kronologi Versi Netizen

BERANDA

Butuh RM600 Ribu, Bangunan ‘Flat’ Ilegal Komunitas Rohingya di Hulu Langat Segera Dibongkar

ACEH

MPU Aceh: Traktir Kopi Kalah Tebak Skor Piala Dunia Tetap Judi, Hukumnya Haram

ACEH

PLT Kadisdikbud Aceh Timur: Juri O2SN Harus Adil, Siswa Junjung Sportivitas

BERITA

Bawa Botol Bersumbu Bakar Saat Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Tetapkan Satu Tersangka

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.088 Personel Amankan Aksi Mahasiswa, Kapolda Tekankan Pendekatan Humanis